
Kendal, CyberNews. Obyek Wisata (OW) Sendangsikucing yang berada di Kecamatan Rowosari diduga kerap digunakan pasangan muda-mudi sebagai tempat mesum. Sejumlah pemerkosaan juga pernah terjadi di sana, khususnya tempat-tempat yang sepi.
Sejumlah warga yang tinggal tidak jauh dari obyek wisata tersebut, mengeluhkan hal itu. Selain diduga kerap sebagai tempat mesum, kondisi obyek wisata pantai Sendangsikucing rusak parah karena tidak terawat.
Sumarningsih (44), warga Desa Sendangsikucing, mengatakan obyek wisata pantai itu, belakangan banyak dikunjungi muda-mudi yang sedang mabuk asmara. Kondisinya yang tidak terawat dan banyaknya jalan masuk, membuat anak-anak muda menghabiskan waktunya di sana untuk memadu kasih. Mereka diduga kerap memanfaatkannya untuk berbuat tindak asusila.
Tidak hanya malam hari, pada siang hari, tidak sedikit pasangan yang keluar masuk wisata pantai itu. Di sana sering terjadi kasus pemerkosaan dan telah dilaporkan warga ke aparat keamanan. Namun peristiwa serupa masih kerap terjadi.
Sejumlah korban percobaan pemerkosaan, biasanya kabur ke perkampungan warga. "Saya sering menolong korban pemerkosaan yang terjadi di sana," kata dia yang rumahnya memang tidak jauh dari wisata pantai Sendangsikucing.
Wanita itu mengaku pernah mengantar calon korban pemerkosaan hingga ke Ngaliyan, Semarang lantaran si korban tidak mempunyai uang untuk pulang.
Menurut dia, percobaan pemerkosaan yang terjadi di dalam OW biasanya pada siang hari. Namun, ada juga pada malam hari. Dia pernah menolong salah satu korban yang digilir lima orang. "Kami berharap instansi terkait yang menangagi pantai ini, supaya memperketat pengamanan di lokasi. Selain itu, jika malam hari, lokasi perlu menambah petugas keamanan dan lampu penerangan," ujarnya.
( Rosyid Ridho / CN32 / JBSM )