
BONGKAR CANDI: Sejumlah petugas membongkar mahkota dan bagian atap Candi Lumbung di lereng Merapi. Candi ini terletak di bibir Kali Tringsing sehingga rawan terjangan lahar. (SM CyberNews/MH Habib Shaleh)
Magelang, CyberNews. Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah akhirnya memulai proses pemindahan Candi Lumbung yang terletak di Dusun Candi Pos, Desa Sengi, Kecamatan Dukun. Pemindahan ini dilakukan untuk menghindari ancaman banjir lahar dingin Gunung Merapi.
Candi peninggalan Hindu ini direlokasi sejauh 500 meter yakni di Dusun Tlatar, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Lokasi pemindahan ini berada di pinggir Jalur Solo-Selo-Borobudur (Sosebo).
Penanggung jawab lapangan BP3 Jawa Tengah Wagiyo mengatakan pemindahan terpaksa dilakukan karena candi tersebut terancam longsor. Candi yang sudah berusia ribuan tahun ini terletak di bibir sungai Tringsing yang menjadi salah satu jalur utama lahar dingin.
"Banjir lahar telah mengikis tebing sungai. Jarak antara candi dengan bibir sungai kurang dari satu meter sehingga sangat berbahaya. Jika musim hujan tiba dikhawatirkan banjir akan merusak candi Lumbung," kata Wagiyo.
Disebutkan bahwa BP3 Jawa Tengah mengerahkan 26 tenaga kerja untuk relokasi candi tersebut. Mereka mulai bekerja pada 23 Agustus 2011 dan diharapkan akan selesai sebelum musim hujan tiba.
( MH Habib Shaleh / CN32 / JBSM )