panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
14 September 2011 | 23:13 wib
Bus Slamet Tabrak Lorena, 35 Luka-luka

Slawi, CyberNews. Bus PO Slamet jurusan Pati-Jambi menabrak bus PO Lorena jurusan Jakarta-Surabaya di jalur pantura Desa/Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Rabu (14/9) pukul 03.45. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun sekitar 35 penumpang mengalami luka-luka.

Sebanyak 13 penumpang yang terluka dirawat di RS Santa Maria Pemalang, sedangkan 22 orang lainnya dirawat di RSUD Dr Ashari Pemalang. Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Bus Slamet yang dikendarai Karyanto (45) warga Kutoharjo, Pati melaju kencang dari arah utara.

Bus dengan nopol K 1447 H itu oleng saat melintasi jalan pantura wilayah Warureja. Bus oleng ke kanan melewati median jalan. Dari arah berlawanan melaju Lorena B 7926 XA yang dikemudikan Mahatma Purta Tapa Susila (45) warga Banyon, Klaten.

Bus Lorena yang membawa 11 penumpang itu ditabrak Bus Slamet yang sarat penumpang di bagian depan sebelah kanan. Akibat tabrakan itu Bus Lorena melintang di jalan, sementara Bus Slamet terpental hingga ke luar badan jalan menabrak pepohonan. Beruntung, jalur dari arah barat itu sepi kendaraan. Bagian depan kedua bus nahas itu hancur dan penumpang berhamburan ke luar bus.

Tragedi yang bertepatan dengan turunnya hujan kali pertama dalam musim kemarau tahun ini, membuat warga setempat geger. Warga berhamburan keluar untuk menolong penumpang yang teriak histeris. Warga membawa penumpang yang luka-luka untuk dirawat darurat. Korban baru dibawa ke RS setelah petugas Lantas Polres Tegal datang ke lokasi.

Imbas kecelakaan tersebut jalur pantura tersendat. Jalur dari arah barat terpaksa ditutup dan dialihkan ke jalur berlawanan. Jalur mulai normal setelah kedua Bus itu dievakuasi. Proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam.

”Saya terbangun dan lari ke luar rumah saat mendengar bunyi keras. Di luar rumah para penumpang berteriak histeris dan meminta tolong,” kata Diono (55) warga Warureja yang rumahnya berada sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.

Diono menceritakan, warga juga sempat kebingungan karena korban sangat banyak. Mereka hanya menolong korban yang mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri. Korban ditempatkan di rumah salah satu warga untuk mendapatkan pertolongan sementara.

Ia sempat menolong lima penumpang dari Bus Slamet dan dua penumpang Bus Lorena. ”Korban baru dibawa ke RS setelah polisi datang bersama korban lainnya yang baru bisa ditolong,” terangnya.

Histeris

Sopir cadangan Bus Lorena Tanto (32) mengungkapkan, dirinya saat kejadian tengah tertidur lelap di bangku belakang. Tiba-tiba dirinya tersadar telah berada di lantai dan penumpang teriak histeris. ”Bus ini membawa sembilan penumpang dewasa dan dua penumpang anak-anak. Semua penumpang mengalami luka-luka, termasuk sopir,” katanya.

Hal senada juga disampaikan sopir cadangan Bus Slamet, Agus (50). Dia tidak tahu secara pasti kejadiaan kecelakaan itu, karena terlelap tidur. Dirinya hanya mengetahui para penumpang bertumpuk di bagian depan Bus. Bus yang berangkat dari Pati sekitar pukul 23.00 itu berpenumpang 54 orang. ”Sejauh ini, belum tahu berapa penumpang yang luka. Sopir bus Slamet juga dibawa ke RS,” katanya.

Penumpang bus Slamet Rifan Budi Utomo (33) warga Margorejo, Dawe, Kudus saat ditemua di RS Santa Maria menjelaskan, dirinya yang duduk di sebelah sopir sempat merasakan bus oleng ke kanan dan naik di median jalan. Dari arah berlawanan melaju Bus Lorena dan akhirnya bertabrakan.

”Saya tidak sempat melihat sopir, jadi tidak tahu sopir ngantuk atau tidak. Tapi, saya tidak mendengar adanya ban yang meletus,” terang Rifan yang mengalami luka-luka di tangan dan kakinya.

Kapolres Tegal AKBP Nelson P Purba SIK melalui Kasat Lantas AKP Ifan Hariyah SIK membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Dugaan sementara kecelakaan itu akibat pengemudi Bus Slamet mengantuk atau kelelahan. ”Sopir PO Slamet belum sadar, setelah ini akan ditindaklanjuti. Korban berada di RS Santa Maria dan RSUD Dr Ashari Pemalang,” katanya.

( Dwi Putra GD / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
24 Juli 2014 | 21:17 wib
Dibaca: 41
24 Juli 2014 | 21:08 wib
Dibaca: 107
24 Juli 2014 | 20:59 wib
Dibaca: 137
24 Juli 2014 | 20:50 wib
Dibaca: 131
image
24 Juli 2014 | 20:41 wib
Dibaca: 149
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER