
Kulonprogo, CyberNews. Sebuah tabung gas pengisi balon meledak dan mengakibatkan Mujiyo (45) warga Driyan, Wates, Kulonprogo mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Senin (12/9).
Kejadian bermula ketika Mujiyo yang berprofesi sebagai penjual balon itu meracik balon gas di depan rumah kontrakannya di RT 56/26, Driyan, Wates sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Namun tiba-tiba terjadi ledakan sangat keras hingga melukai beberapa bagian tubuh warga asal Cilacap, Jawa Tengah itu.
Menurut salah satu tetangga, Eko Budi Santoso, saat ditemukan warga, Mujiyo ada di dalam rumahnya dalam kondisi antara sadar dan tidak sadar. Warga langsung membawanya ke RSUD Wates untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis.
“Lengan kanannya luka parah, banyak keluar darah. Terjadi ledakan kemungkinan karena racikannya. Ada grenjeng rokok, kaleng soft drink, dan soda api,” katanya. Eko Budi menambahkan, Mujiyo tinggal di rumah kontrakan itu seorang diri sejak dua tahun lalu, sedangkan istrinya tinggal di Cilacap, Jawa Tengah.
Menurut Mujiyo, ledakan itu terjadi kemungkinan karena dia telat menyiram tabung dengan air dingin. Saat terjadi ledakan dia berjarak sekitar 1 meter dari tabung shingga lukanya tidak terlalu parah.
“Saya langsung lari masuk dalam rumah. Kemungkinan meledak karena saya telat menyiram tabung itu dengan air dingin, tabungnya memang agak panas. Sebenarnya biasanya juga saya isi ukuran seperti itu, tidak apa-apa,” ungkapnya saat berada di ruang UGD.
Dokter jaga UGD RSUD Wates, dr Faizah Dwi mengatakan, korban mengalami luka robek di beberapa bagian tubuhnya dan harus dijahit. Luka robek itu di lengan kiri, robek pembuluh darah vena, luka robek di paha kiri dan lutut kanan, serta robek di ketiga jari kaki kirinya.
“Korban juga mengalami luka bakar grade dua atau sedang di tangan kiri dan tungkai bawah kanan, serta mata kanan kelilipan. Lainnya dalam kondisi normal, tensi juga baik,” tandasnya.
( Panuju Triangga / CN34 / JBSM )