
Jakarta, CyberNews. Dalam alam kemerdekaan saat ini, peringaratan Hari Olahraga Nasional (Haornas) seyogyanya tidak melupakan perjuangan para pendahulu di dunia olahraga. Sebab itu, seluruh pemerhati olahraga Indonesia hendaknya tidak menjadikan Haornas tidak hanya dijadikan acara rutin tahunan.
Hal ini disampaikan Wakil Presiden Boediono memberikan pidato dalam Peringatan Haornas ke-28 di Lapangan Tennis Indoor, Jakarta, pagi tadi, Jumat (9/9). Acara ini sedianya dibuka oleh Presiden SBY, namun karena berhalangan hadir, maka diganti oleh Wapres Boediono.
"Olahraga membentuk pribadi yang sehat dan mulia. Dengan olahraga kita membangunkan sikap jujur, sportif dan jiwa kesatrian," kata Boediono.
Boediono menambahkan, dengan olahraga setiap insan dapat berkompetisi secara sehat. Bahkan dengan olahraga, menumbuhkan rasa percaya diri. Oleh karenanya, peringatan ini seyogyanya jadi momen instropeksi dalam membangun olahraga dan bangsa.
Menurutnya, Indonesia perlu membuat neraca objektif dan jujur terkait apa yang sudah dicapai dan apa yang belum. "Dari situ kita dapat merumuskan langkah ke depan untuk memperbaikinya," tambah Boediono.
( trb / CN27 )