
Kudus, CyberNews. Banyaknya merek baru yang menawarkan tablet PC harga murah ternyata mampu menggenjot penjualan komputer mini di Kabupaten Kudus. Seperti yang terjadi di Millenia Cell.
Menurut Ulil (22), Pengelola Millenia Cell, penjualan tablet PC terus mengalami peningkatan karena konsumen semakin memilki banyak pilihan kualitas dan harga. Bagi kalangan umum, PC tablet harga murah menjadi pilihan paling banyak. PC tablet dengan harga sekitar Rp 2 jutaan telah menawarkan fasilitas android layaknya tablet PC yang mahal.
"Terakhir ini yang paling banyak laku adalah adalah Advan vandroid karena dengan harga Rp 2 jutaan sudah bisa android seperti layaknya Samsung Galaxi tab yang harganya sekitar Rp 4 jutaan," jelasnya.
Untuk kalangan tertentu, tablet PC mahal dan Ipad mahal tetap menjadi pilihan karena kualitasnya yang tidak terbantahkan. Namun, karena harganya cukup tinggi, penjulan tablet mahal ini sangat kurang. Bahkan, dalam satu bulan, penjualan tablet mahal belum tentu terjadi. Semenatara, tablet murah telah mencapai beberapa unit.
"Penjualan tablet memang tidak bisa cepat, satu minggu kadang hanya dua unit. Tapi jika dibandingkan sebelumnya, dua bulan terakhir penjualannya cukup bagus," katanya.
Penjualan tablet PC ini paling tinggi terjadi setelah lebaran. Kebutuhan masyarakat untuk kembali kerja atau sekedar menghabiskan anggran pascalebaran, membuat tablet PC ini laris manis. Bahkan, selama pascalebaran hingga kamis (8/9) ini telah terjual tiga unit tablet PC murah. Sementara PC harga di atas Rp 4 jutaan belum mampu terjual.
Selain fasilitas android, fasilitas lain yang menarik konsumen adalah fasilitas GPS, Bluetoth, Java, Navigator, dan fasilitas telpon serta layanan SMS layaknya ponsel. Fasilitas semacam ini, saat ini sudah banyak dipenuhi oleh produsen tablet-tablet harga murah, sehingga penjulannya semakin mudah.
Dia memerkirakan, dengan merebaknya merek-merek lain tablet dengan harga murah dan fasilitas lengkap, maka ketertarikan masyarakat terhadap tablet akan semakin tinggi. Bahkan, kemungkinan penjualannya nanti bisa seperti penjulan ponsel bisa sampai puluhan unit per hari seperti penjualan ponsel.
"Tren akan selalu berkembang, apalagi harganya sekarang tidak jauh beda dengan ponsel, jadi bisa saja booming di daerah seperti Kudus ini," ujarnya.
( Septina Nafiyanti / CN26 / JBSM )