
Purworejo, CyberNews. Memasuki H+7 Lebaran Idul Fitri, arus lalu lintas di sepanjang jalur selatan Purworejo berangsur normal. Jumlah kendaraan yang melintas di jalur utama arus mudik dan balik menurun drastis dibandingkan saat menjelang Lebaran dan pada puncak arus balik yang terjadi akhir pekan lalu.
Pantauan di lapangan, memang masih ada beberapa kendaraan arus balik yang melintas di jalan. Terutama kendaraan yang melaju dari arah Yogyakarta menuju ke barat untuk tujuan kota Jakarta dan Bandung. Namun jumlahnya tidak sebanyak beberapa hari lalu.
Diketahui, kendaraan arus balik dari plat nomor kendaraan maupun barang bawaan yang ditempatkan di atas kap mobil sebagai salah satu ciri khas pemudik. Beberapa sepeda motor pemudik juga masih ada yang melintas di jalur tengah perkotaan Purworejo, tapi jumlahnya juga sudah tidak sebanyak saat puncak arus balik.
Kepala Dishubkominpar Harnudin Burhan yang dimintai konfirmasi melalui Koordinotor Posko dan Pengamanan Wahyudi mengungkapkan, penurunan kendaraan arus balik di jalur selatan mulai terjadi sejak Senin (5/9) setelah cuti Lebaran selesai. "Penurunannya drastis," katanya.
Lebih lanjut disebutkan, penurunan juga terpantau dari data lalu lintas harian rata-rata yang dicatat petugas di posko depan kantor Dishub.
Terminal
Data Rabu (7/9) mulai pukul 07.30 hingga pukul 08.30, kendaraan yang melintas dari arah Purworejo ke Kutoarjo, untuk sepeda motor sebanyak 988, mobil pribadi 310, angkutan kota 52, bus 30, dan truk 45. Adapun yang melintas darai arah Kutoarjo menuju Purworejo, sepeda motor sebanyak 961, mobil pribadi 266, angkutan kota 45, bis 36, dan truk 31.
"Jumlah itu menurun drastis. Saat puncak arus balik sepeda motor dari kedua arah dalam satu jam bisa mencapai 1.300 dan mobil pribadi mencapai 500," ujarnya menambahkan karena kondisi mulai normal posko pengamanan Dishubkominpar kemarin mulai dibongkar.
Sementara itu arus balik di terminal Purworejo juga menunjukkan terjadinya penurunan drastis. Data kedatangan yang terekap sejak Selasa (6/9) sore hingga Rabu (7/9) pagi, bis yang datang jumlahnya 507 armada dengan jumlah rit sebanyak 704 kali dan jumlah penumpang 12.105 orang. Adapun bus yang berangkat sebanyak 515 armada, 716 rit, serta jumlah penumpangnya sebanyak 12.192 orang.
Menurut Wahyudi, jumlah itu akan terus mengalami penurunan dan dipastikan pekan depan arus balik yang melintasi wilayah Purworejo benar-benar sudah habis. Dengan begitu arus lalu lintas yang sempat macet puluhan kilometer saat puncak arus balik lalu akan normal kembali seperti hari-hari biasa.
( Nur Kholiq / CN26 / JBSM )