
Bumiayu, CyberNews. Arus lalu lintas di jalur tengah antara Purwokerto-Tegal, pada H+5 Lebaran atau Senin (5/9) mengalami kemacetan di wilayah Tonjong, Brebes. Kemacetan ini disebabkan adanya bus mogok di kawasan Linggapura dan Tikungan Balekambang.
Bus yang pertama macet yakni PO Dahlia Indah, sekitar pukul 09.00 kemarin. Kondisi ini mengakibatkan laju pergerakan kendaraan tersendat. Perilaku pengemudi yang saling serobot mengakibatkan kemacetan semakin bertambah parah.
Volume kendaraan yang terus mengalir mengakibatkan antrean kendaraan dari dua arah mengular sepanjang lebih dari 10 kilometer. Dari arah selatan, antreaan terpantau hingga Jalan Lingkar Bumiayu. Sedangkan dari arah utara, antrean mencapai wilayah Margasari, Tegal.
Humam (33) seorang pengendara yang melintasi jalur itu harus menempuh waktu dua jam perjalanan dari Tonjong sampai Bumiayu. Padahal dalam situasi normal, jarak itu bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit. "Macet total, kendaraan sama sekali tidak bergerak," ungkapnya.
Saling Serobot
Polisi dan petugas Dishubkominfo yang bekerja ekstra keras akhirnya berhasil mengurai kemacetan setelah berhasil mengevakuasi bus yang mogok, satu jam kemudian.
Arus lalin bergerak kendati merayap. Sekitar pukul 11.00 atau selang tiga jam kemudian, kemacetan kembali terjadi menyusul bus PO Sumber Alam mogok di tikungan Balekambang.
"Dua bus mengalami mogok secara berturut-turut. Sikap saling serobot pengemudi membuat arus lalin semakin semrawut," kata polisi yang mengatur arus lalin di Pintu utara Jalan Lingkar Bumiayu.
Sampai pukul 13.00, kondisi arus lalin sepanjang Bumiayu-Tonjong terpantau masih padat merayap. Sementara itu, antrean kendaraan juga terpantau di wilayah Paguyangan. Kendaraan pemudik yang hendak balik ke Jakarta mulai tersendat di kawasan Winduaji atau perbatasan Kabupaten Brebes-Banyumas.
Di wilayah itu, antrean kendaraan dipicu oleh buka tutup perlintasan KA di Kretek. Selain itu, lalu lalang kendaraan menuju objek wisata seperti Waduk Penjalin, PAP Tirta Husada dan Agrowisata Kaligua, turut menghambat kelancaran lalin. Kapolsek Paguyangan AKP Sukoyo mengatakan, arus lalin pada H+5 ramai lancar.
Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan pribadi dan sepeda motor. "Memang terjadi antrean, tapi itu hanya ketika palang perlintasan KA di Kretek ditutup," kata dia.
( Teguh Inpras Tribowo / CN31 / JBSM )