
Tegal, CyberNews. Akibat tidak membeli tiket sejumlah oknum anggota TNI diturunkan di Stasiun Besar Kota Tegal, Minggu (4/9). Upaya tersebut dilakukan tim gabungan untuk ketertiban dan kelancaran.
Menurut Kepala Stasiun Besar Tegal, Achmad Zahid, pihaknya terpaksa menurunkan tujuh orang dari atas KA Cireks karena ketika diperiksa kedapatan tidak membeli tiket. Yakni, empat orang diantaranya merupakan oknum anggota tentara dan tiga lainnya merupakan keluarganya.
“Mereka sempat marah-marah ketika disuruh turun. Meskipun demikian, karena mereka tidak membeli tiket oleh tim gabungan tetap diminta untuk turun. Setelah itu, mereka akhirnya mau membeli tiket,” katanya.
Dia mengemukakan, upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan kelancaran. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan yang ada untuk jumlah penumpang kereta api telah dilakukan pembatasan. Contoh untuk KA Tegal Arum jurusan Tegal-Jakarta setiap kereta maksimal dibatasi 150 penumpang.
"Untuk mengantisipasi terjadinya antrean dan kesemrawutan, kami telah menyampaikan bagi para pemudik yang akan menggunakan jasa angkutan kereta api kelas ekonomi bisa membeli tiket secara online maupun langsung ke stasiun mulai H-7," katanya.
Zahid menambahkan, dalam upaya mengantisipasi tindak kriminal, seperti pencopetan, pembiusan ataupun sabotase pihaknya bekerjasama dengan aparat keamanan dari Polres Tegal Kota, Satuan Brimob maupun TNI. Mereka disiagakan disejumlah titik-titik rawan termasuk di Stasiun Kota Tegal.
"Kami selalu berharap pelaksanaan pengamanan pemudik berjalan aman dan lancar," ujarnya.
( Wawan Hudiyanto / CN34 / JBSM )