panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 September 2011 | 13:35 wib
Posko Lebaran Sentolo Mencatat Terjadi 18 Kecelakaan


Yogyakarta, CyberNews
. Selama arus mudik Lebaran 2011 Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran di Ngeseng, Sentolo, Kulonprogo, sedikitnya mencatat adanya 18 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari 18 kejadian itu kerugian ditaksir mencapai Rp 350 juta.

Dari kasus kecelakaan itu, menurut AKP Hidayat, Kepala Pospam Ngeseng, Senotolo, dua orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 10 luka berat dan enam lainnya luka ringan.

"Dari 18 kasus kecelakaan lalulintas itu, dua orang meninggal dunia. Sedangkan lainnya mengalami luka di kini masih menjalani perawatan di rumah sakit," kata Kepala Pospam Ngeseng, Sentolo AKP Hidayat, Minggu (4/9).

Menurut dia, kecelakan terjadi sepanjang Jembatan Sungai Progo di Bantar hingga Kenteng Pengasih. Namun, jalan yang paling rawan kecelakaan, yakni depan Koramil Sentolo hingga Sukoreno. Hal ini dikarenakan lebarnya jalan sering menjadikan pengendara lengah.

Padahal, kata dia, di tempat itu sudah dipasang tanda-tanda atau rambu-rambu peringatan. Seperti, spanduk untuk mengingatkan agar para pengguna jalan khususnya pemudik berhati-hati dan jangan sampai lengah.

Ia menambahkan, angka kecelakaan lalu lintas sepanjang depan Koramil hingga Sukoreno, Lebaran ini paling parah sepanjang sejarah. Karena sebelumnya kalau pun ada kecelakaan di daerah itu, jumlahnya tidak sebanyak sekarang ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sepanjang Jumat (2/9) saja, terjadi lima kasus kecelakaan lalulintas di tempat yang sama. Padahal, kata dia, spanduk peringatan sudah dipasang dengan tulisan yang cukup besar. Kondisi demikian ini, menurut dia ada kecenderungan kesadaran pengemudi terkait keselamatan di jalan sangat rendah.

Untuk hari Sabtu (3/9), kata dia, ada satu kasus kecelakaan mobil dengan jumlah korban 12 orang, satu orang luka parah. Kecelakaan terjadi di tikungan tajam Sukoreno, antara mobil dari arah barat ke timur dengan nomor polisi AA 8830 CU dengan AD 9155 KC.

Di hari Minggu (4/9) yang diperkirakan terjadinya puncak arus balik, terpantau terjadi peningkatan arus lalulintas yang cukup padat. Untuk menghindari adanya sesuatu yang tidak diinginkan, pihak petugas mengatur jalannya arus lalulintas dengan ekstra keras.

( Sugiarto / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 5
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 77
26 Mei 2012 | 23:00 wib
Dibaca: 107
26 Mei 2012 | 22:47 wib
Dibaca: 128
26 Mei 2012 | 22:33 wib
Dibaca: 168
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER