
Wonogiri, CyberNews. keramaian arus balik di kota Wonogiri pasca-lebaran, didominasi mobil-mobil pribadi dan para pemudik yang bersepeda motor. Untuk menghindari kemacetan di jalanan Kota, dilakukan pemecahan arus lalu lintas melalui jalur alternatif.
Ini sebagaimana dilakukan untuk menghindari kemacetan di perempatan lampu bangjo Ponten depan Kantor Bank Jateng Cabang Wonogiri, utamanya ketika terjadi ledakan arus kendaraan bermotor yang datang dari arah timur. Yakni yang datang dari Wonogiri bagian timur (Jateng), dari Kabupaten Ponorogo dan Pacitan (Jatim).
Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika melalui Kasat Lantas AKP Juharno, menyatakan, pemecahan arus dari Wonogiri timur itu dilakukan dengan membelokkan sebagian kendaraan, utamanya bus-bus malam dan mobil asal luar kota, ke Jalan Salak V sejak dari monumen tugu Parasamya utara alun-alun Kabupaten Wonogiri.
Tujuannya, agar tidak terjadi penumpukan antrean pada bangjo Ponten depan Bank Jateng Wonogiri. Di pangkal belokan jalan depan tugu Parasamya dipasangi rambu petunjuk belok kanan, lengkap dengan tulisan jalur alternatif untuk kendaraan yang menuju Sukoharjo dan Solo.
Melalui jalur alternatif melewati ruas jalan Jalan V ini, mobil-mobil yang bertujuan ke Sukoharjo dan Solo, dapat langsung menyusuri jalan lingkar hutan Kethu, Wonokarto terus menuju terminal induk bus Giri Adipura di Klampisan, sebelum kembali
ke jalur jalan raya Wonogiri-Sukoharjo-Solo, tanpa harus melewati ruas jalan raya Wonogiri-Kerdukepik-Klampisan.