panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 September 2011 | 22:30 wib
Indonesia Sasar Pasar Afrika

Jakarta, CyberNews. Pemerintah menyatakan target pertumbuhan ekspor tahun 2012 minimum sebesar 15 persen. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengaku optimis target itu bisa tercapai dengan target pasar Asia dan diversifikasi negara tujuan ke benua Afrika. Menyusul adanya pelemahan pertumbuhan ekonomi di AS dan Eropa.

"Kami melihat prospek pasar di Asia dan diversifikasi pasar masih mendukung selama tidak ada pelemahan perlambatan pertumbuhan di Asia seperti china dan dan India karena  kedua itu menjadi pasar besar buat Indonesia," jelas Mari di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika terjadi perlambatan ekonomi di China, pemerintah akan mendiversifikasi negara tujuan ekspor ke Afrika. Mari menyatakan negara-negara di benua hitam masih baik pertumbuhan ekonominya. Selain karena adanya reformasi, juga karena penjualan komoditas yang booming.

"Nigeria, Afsel, Kenya, Angola bahkan  kalau kita lihat negara yang menjadi tujuan ekspor kita maka itu tahun ini kami akan melakukan misi dagang ke Afrika dan awal tahun depan kita akan melihat Afrika karena pertumbuhan tinggi," jelasnya.

Mari menambahkan, komoditas yang bisa dijual ke benua Afrika antara lain kelapa sawit, tekstil/garmen, obat-obatan, otomotif, elektronik, dan ekspor jasa-jasa. "Jadi tidak hanya barang, seperti jasa kontruksi seperti yang dilakukan ke Nigeria. Termasuk Libya sekarang Alzeria  masih ok karena masih membangun. Kita mestinya prospek jasa kontruksi untuk masuk," tandas Mendag.

Mari menargetkan ekspor ke benua hitam Afrika pertumbuhan rata-ratanya sebesar 20 hingga 30 persen. Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi menambahkan target nilai ekspor Indonesia pada tahun ini akan mencapai 200 miliar dolar AS. "Indikatornya pertumbuhan bulanannya jauh di atas 12 persen jadi bisa mencapai di atas 200 miliar dolar AS," kata Edy.

Badan Pusat Statistik merilis nilai ekspor selama semester I/2011 mencapai 98,64 miliar dolar AS atau naik 36,02 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Untuk bulan Juni 2011, total ekspor Indonesia mencapai  18,41 miliar dolar AS, atau naik 49,35 persen dibandingkan dengan ekspor di Juni 2010 lalu.

( Kartika Runiasari / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 221344
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 238331
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 239381
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 259331
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 240380
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER