panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 Agustus 2011 | 15:49 wib
Sebagian Umat Muslim Yogyakarta Melaksanakan Salat Id

Yogyakarta, CyberNews. Ribuan umat muslim Yogyakarta, berduyun-duyun menuju lapangan untuk melaksanakan sembahyang Salat Idul Fitri di Alun-alun Utara, Yogyakarta, Selasa (30/8). Bertindak sebagai imam dan khotib Prof Dr Din Samsuddin.

Sebagian umat muslim Yogyakarta, memang ada yang melaksanakan Salat Idul Fitri pada hari Selasa (30/8), tapi juga ada yang melaksanakan Lebaran Rabu (31/8) sesuai dengan keputusan pemerintah.

Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas serta kerabat keraton lainnya juga tidak tampak dalam Salat Idul Fitri di Alun-alun Utara. Karena menurut hitungan Keraton Yogyakarta, Lebaran juga jatuh pada Rabu (31/8).

Dalam khotbahnya Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengatakan, perbedaan perayaan Idul Fitri tahun ini jangan sampai menjadi bahan konflik diantara umat Islam di Indonesia. Menurutnya, perbedaan semacam ini adalah rahmat yang harus dipahami, dan dijadikan dasar menumbuhkan rasa toleransi di kalangan umat.

"Hendaknya budaya ukuwah Islamiyah harus terus ditingkatkan, dan pemerintah harus dapat menjadi pengayom, berdiri diatas semua golongan," katanya.

Dikatakan, saat ini umat Islam terutama di Indonesia sedang dihadapkan pada tiga masalah utama, yakni kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Umat Islam, menurut Din samsuddin, menghadapi masalah kesenjangan antara jumlahnya yang besar dan kualitas perannya bagi peradaban dunia.

"Banyak negara Islam yang mempunyai sumber daya alam kaya raya, tetapi tidak di dukung sumber daya manusia berkualitas, sehingga hampir tidak ada negara Islam yang bisa dikategorikan negara maju,''katanya.

Untuk itu, ia mengimbau umat Islam supaya tampil sebagai penyelesai masalah bangsa. Sebagai kelompok mayoritas di Indonesia, umat ISlam sangat menentukan kemajuan bangsa.

"Untuk itu, perubahan harus dimulai dari diri kita sendiri. Perlu ada perubahan cara pandang. Jika umat Islam maju, Indonesia akan maju,'' ujarnya.

( Sugiarto / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 68
26 Mei 2012 | 23:00 wib
Dibaca: 102
26 Mei 2012 | 22:47 wib
Dibaca: 123
26 Mei 2012 | 22:33 wib
Dibaca: 165
26 Mei 2012 | 22:21 wib
Dibaca: 129
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER