
Wonogiri, CyberNews. Menyambut pelancong lebaran Idul Fitri 1423 H, objek wisata tirta Waduk Gajahmungkur Wonogiri, menyediakan atraksi gajah jinak tunggang yang dapat ditunggangi pengunjung. Bersamaan itu, juga disiapkan 33 kapal wisata dan sajian musik panggung.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Olahraga (Parpora) Kabupaten Wonogiri, Drs Pranoto MM, mengatakan, ada sepanjang gajah jinak yang disediakan untuk hewan unggangan kepada pengunjung yang berminat. Kedua gajah itu bernama Kiai Sitanggang dan Nyai Handayani. Sepasang gajah lulusan sekolah gajah Way Kambas, memiliki satu anak betina, bernama Denok yang setia menyertai induknya.
Untuk menyambut hari raya Lebaran Idul Fitri 1423 H, sekitar dua ribu orang dari komunitas Masyarakat Gajah Mungkur (MGM), Senin malam (29/8), akan menggelar takbir akbar untuk menyambut datangnya hari raya Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1423 H.
''Acara yang akan diselenggarakan di objek wisata Waduk Gajahmungkur Wonogiri ini, akan dimeriahkan dengan pawai seribu obor dan pesta kembang api,'' tegas Pranoto.
Ide untuk menggelar acara spektakuler pawai seribu obor dan pesta kembang api untuk memeriahkan takbir akbar ini, muncul dari Sekretaris MGM Bondan Sejiwan Boma Aji SSos. Ini akan menjadi acara spektakuler kedua, setelah sebelumnya dalam menyambut HUT Ke 66 Proklamasi Kemerdekaan RI, komunitas nelayan MGM menggelar upacara spektakuler pengibaran bendera di atas permukaan air Waduk Gajahmungkur (SM, 18/8).
Untuk mempersiapkan acara akbar ini, dilakukan penataan tempat dan seting lokasi di objek wisata tirta Pantai Sendang Asri Waduk Gajah mungkur Wonogiri (sekitar 5 kilometer Wonogiri ke jurusan Wuryantoro).
Termasuk penataan panggung landasan untuk menggelar pesat kembang api. ''Acara ini, sekaligus diharapkan menjadi event wisata malam di objek pelancongan Waduk Gajahmungkur,'' tutur Pranoto.
Kata Pranoto, penyulutan kembang api, belakangan menjadi problem ketika dilakukan di pusat perkotaan atau di kawasan pemukiman padat penduduk. Karena itu, tambah Pranoto, kami menyediakan tempat di objek wisata Waduk Gajahmungkur, yang relatif aman dari kemungkinan mengganggu lingkungan, dan terhadap ancaman kebakaran rumah.
''Terkait ini, kalau ada masyarakat penggemar kembang api, silahkan datang ke objek wisata Waduk Gajahmungkur, untuk melakukan pesta kembang api sepuas-puasnya di tempat yang representatif,'' tegas Pranoto.
( Bambang Purnomo / CN34 / JBSM )