
(SM CyberNews/ Asef Amani)
Magelang, CyberNews. Seperti tahun-tahun yang lalu, setiap bulan Ramadan penjualan sepeda motor mengalami peningkatan. Begitu juga Ramadan tahun ini yang melonjak dibanding bulan-bulan sebelumnya meskipun tidak serta merta lebih baik dari periode sebelumnya.
Area Manager Tunasjaya Honda Motor Group Cabang Magelang, Nurul Huda (40) mengatakan, seperti yang lain, sektor bisnis sepeda motor juga turut kebagian rezeki selama Puasa. Pasalnya, penjualan meningkat dan bisa dikatakan merupakan puncak (peak season) bisnis motor.
“Hal ini karena sebagian besar masyarakat menginginkan segala sesuatunya tampil baru di bulan ini termasuk urusan sepeda motor. Peningkatan mulai terasa sejak awal Ramadan hingga di akhir-akhir bulan,” ujarnya di kantornya, Senin (29/8).
Dia menjelaskan, peningkatan penjualan selama Ramadan sekitar 14-15 persen dibanding bulan sebelumnya. Tercatat ada penjualan sekitar 930 unit, meningkat dari bulan Juli yang hanya sebanyak 815 unit.
“Namun demikian, dibanding periode yang sama tahun lalu penjualan kita menurun. Ramadan tahun lalu bisa mencapai di atas 1000. Hal ini karena stok kita yang terbatas mengingat penjualan bulan-bulan sebelumnya yang juga tinggi,” katanya.
Karena keterbatasan stok itu pula pesanan barang (inden) meningkat. Kalau di bulan-bulan biasa inden hanya 400 unit setiap bulan, sedangkan di bulan Ramadan inden barang mencapai 700 unit atau naik 75 persen.
“Terutama yang paling banyak dipesan adalah matik Vario dan Beat. Tapi, di sisi lain jenis yang lain seperti Supra, Revo, dan CBR dapat terangkat penjualannya karena konsumen terdorong untuk tetap memiliki motor baru meski tidak sesuai keinginan,” paparnya yang sudah menjual 8 unit CBR (125 cc & 250 cc).
Peningkatan serupa dialami Yamaha Mataram Sakti (YMS) Magelang. Kepala Cabang YMS Magelang, Agung Kurniawan menuturkan, selama Ramadan penjualan Yamaha meningkat dibanding bulan lalu. Peningkatan sekitar 20 persen dengan rata-rata penjualan 23 unit setiap hari.
“Angka tersebut lebih tinggi dari bulan lalu yang hanya 8-9 unit per hari. Karenanya, kami melihat penjualan motor Agustus ini meningkat dan merupakan yang tertinggi dibanding bulan lain,” ujarnya.
Dia menambahkan, penjualan ini juga lebih tinggi dibanding Ramadan tahun lalu. Selama Ramadan 2010, pihaknya menjual rata-rata 15-20 unit per hari atau total sekitar 600 unit.
“Kami manargetkan penjualan selama Agustus ini meningkat berkisar 20 persen atau bisa mencapai sekitar 690 unit. Kami optimis mencapainya karena didukung tradisi Lebaran selain juga ditunjang program-program yang ada,” paparnya.
( Asef Amani / CN27 / JBSM )