
Bandung, CyberNews. PPP tak mau lagi tertatih-tatih pada Pemilu 2014. Partai berlambang Kabah itu ingin meninggalkan predikat sebagai partai menengah yang belakangan melekat.
Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum DPP PPP, Emron Pangkapi saat memberikan sambutan pada peresmian gedung baru DPW PPP Jabar di Bandung, Minggu (21/8).
Menurut dia, modal besar membuat perubahan telah dimiliki partai pasca Muktamar VII di Bandung, awal Juli lalu. Tujuan menjadikan PPP sebagai rumah besar umat Islam bisa membumi.
"PPP pernah memperoleh suara 23 persen dari seluruh pemillih, tapi Pemilu lalu dapat kurang dari 6 persen. Perkembangan positif pasca muktamar menunjukan PPP akan kembali partai besar," tandasnya.
Optimisme itu di antaranya dipengaruhi susunan kepengurusan partai di bawah ketua umum terpilih, Suryadharma Ali. Komposisi yang disusun formatur merangkul komponen dari dua ormas besar.
"PPP berkomunikasi dengan ormas seperti NU dan Muhammadiyah. Dari NU ada 12 pengurus di jajaran DPP sedangkan Muhammadiyah ada tiga pengurus," katanya.
Khusus perolehan suara, imbuh Emron, pihaknya berupaya mengamankan lumbung terbesar yakni di Jabar. Dia percaya Ketua DPW Jabar yang juga mantan anggota tim formatur, Rachmat Yasin bisa menjawab target DPP.
Disebutkan, wilayah tetangga Jateng ini mampu menyumbangkan 8 kursi dari 37 kursi di DPR pada Pemilu 2009. Dari total 5,3 juta suara, porsi 1,3 juta suara berasal dari pemilih di Jabar.
"Jabar tetap menjadi basis perjuangan pada Pemilu mendatang. Menjadi starting point bagi 33 DPW dan 497 DPC. Spirit Bandung yang bisa menggelar muktamar untuk kali pertama diharapkan mengantar partai menjadi lebih baik." ujarnya.
Khusus gedung baru, Emron meminta dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh untuk kejayaan partai. Kehadirannya bisa mengendalikan gerak partai secara optimal melalu kerja keras pengurus setempat.
( Setiady Dwi / CN34 / JBSM )