
Batang, CyberNews. SMS yang berisi tersesatnya sembilan orang pendaki dari Kelompok Pecinta Alam Nusantara Batang di Gunung Slamet diduga dilakukan orang iseng. Pasalnya, sampai Sabtu (20/8), tidak ada laporan orang hilang yang datang ke kepolisian.
Di SMK Nusantara Batang yang diduga sebagai lembaga pendidikan sembilan orang yang ada di SMS tersebut juga tidak merasa kehilangan anak didiknya. Sementara dari Tegal, gabungan Tim SAR Bumijawa,Pemalang, Paguyangan dan Gabungan Pecinta Alam Gunung Slamet (Galas) juga membatalkan rencana pencarian karena menganggap informasi yang ada tidak valid.
Wakil Kepala Sekolah SMK Nusantara Batang Rahayu Setyarini mengatakan, tidak ada siswa dari sekolahnya yang pergi melakukan pendakian ke Gunung Slamet. Nama-nama yang disebutkan dalam SMS setelah dicari juga tidak ada satupun yang menjadi pelajar di sekolah tersebut. Bahkan nama-nama di SMS juga tidak cocok dengan data alumni mereka.
"Setelah kami cek tidak ada satupun anak dari sekolah kita. Semua anak berangkat sekolah. Sejak dari tahun 1998 sampai sekarang kami juga tidak memiliki grup pecinta alam karena tidak ada kegiatan ekstrakurikuler tersebut," tuturnya.
Kapolres Batang AKBP M Nasihin melalui Kasubag Humas Iptu Tengku Haji Ja'far Sodiq menyatakan sampai kemarin pihaknya tidak menerima laporan kehilangan dari masyarakat setelah beredarnya SMS tersesatnya sembilan pendaki di Gunung Slamet. "Memang ada isu warga Batang tersesat dalam pendakian ke Gunung Slamet. Tapi sampai sekarang belum ada laporan yang masuk," ujar Ja'far.
Terpisah, Perwakilan Gabungan Pecinta Alam Gunung Slamet (Galas), Bambang Haryanto, mengatakan, gabungan tim SAR dari berbagai wilayah sudah akan melakukan pencarian, Jumat (19/8) malam.
Mereka berkumpul terlebih dahulu sebelum melakukan pencarian ke wilayah yang berpotensi sebagai lokasi tersesatnya sembilan orang yang ada dalam SMS. Namun setelah dilakukan koordinasi di vila Bumijawa, mereka memastikan SMS tersebut tidak benar. "Setelah dilacak informasi tersebut tidak valid, akhirnya tim tidak jadi berangkat," ujar Bambang.
( Trisno Suhito / CN26 / JBSM )