panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Agustus 2011 | 19:33 wib
Pasca Penyerbuan ke SMK Bahari
Dua Pelajar SUPM Terancam Dipecat, 19 Skorsing Setahun

Tegal,CyberNews. Dua pelajar sekolah usaha perikanan menengah (SUPM) Tegal yang diduga sebagai pemicu penyerangan terhadap SMK Bahari, Selasa (9/8), kini terancam dipecat atau dikeluarkan dari sekolah negeri tersebut.

Tindakan keras lainnya juga bakal menimpa 19 pelajar sekolah itu yang turut serta dan menyerang langsung sejumlah pelajar SMK Bahari. Mereka dapat terancam tertunda kenaikan kelasnya, atau skorsing selama setahun dan harus tinggal di luar asrama.

Memang ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah nasib yang kini dialami 21 pelajar sekolah usaha perikanan menengah (SUPM) Tegal. Setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus pengeroyokan terhadap sejumlah pelajar SMK Bahari dan mendekam di penjara Mapolres Tegal Kota, mereka juga terancam mendapat tindakan keras dari sekolah.

"Tindakan keras dan tegas sudah biasa kami lakukan terhadap pelajar sekolah kami yang sudah bertindak tak sesuai aturan. Untuk tindakan paling keras adalah pemecatan," terang Kepala Sekolah (Kasek) SUPM Suharyanto.

Dia mengatakan, tindakan keras dan tegas itu akan dijatuhkan setelah pihak sekolah mendapatkan keterangan resmi dari penyidik di Sat Reskrim Polres Tegal Kota. Kemudian sekolah menggelar rapat khusus untuk menindaklanjuti keterangan dari aparat keamanan.

Berdasarkan Skor Suharyanto mengatakan, pelajar sekolahnya yang berbuat salah ada penilaiannya berdasarkan skor yang diperoleh. Bila berbuat salah dan skornya mencapai lebih dari minus 300, maka terancam dikeluarkan dari sekolah itu. Untuk yang mendapatkan skorsing setahun, skor penilaiannya di bawah minus 300.

Biasanya pelajar sekolahnya yang pernah mendapat tindakan skorsing, banyak mengalami perubahan dan jauh lebih baik dibanding sebelumnya. "Ini khusus pelajar yang bersemangat ingin sekolah kembali, dan ingin berubah ke arah lebih baik lagi. Jadi tindakan keras kami juga untuk mendidik agar pelajar bisa lebih disiplin lagi," terang dia.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Heriyanto SH mengatakan, 21 pelajar SUPM yang ditahan di Mapolres Tegal Kota, kini tengah menjalani pemeriksaan intensif dari Bapas Pekalongan.

Dia memperkirakan, berita acara pemeriksaan (BAP) yang disusun penyidik di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) kesatuannya, akan selesai sebelum lebaran. "Kemungkinan setelah dinyatakan lengkap oleh jaksa, setelah lebaran, baru digelar sidangnya di PN Tegal," terang AKP Heriyanto SH.

( Riyono Toepra / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 4230
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 4615
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 4452
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 5702
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 4268
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:00 wib
FOOTER