
Semarang, CyberNews. Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali memberikan 1.000 beasiswa bidik misi dari Kemdiknas kepada mahasiswa baru tahun akademik 2011/2012. Jumlah tersebut bertambah dari kuota sebelumnya yang sebanyak 450 beasiswa.
Penambahan jumlah beasiswa itu disampaikan oleh Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo saat Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia sekaligus penerimaan mahasiswa baru di Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes Kampu Sekaran, Rabu (17/8).
"Berdasarkan PP No 66 Tahun 2010, setiap perguruan tinggi wajib mengakomodasi 20% mahasiswa miskin. Sehingga, sudah seharusnya Unnes mengupayakan beasiswa bidik misi kepada mahasiswa yang kurang mampu," ungkapnya.
Pada seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ini Unnes menjaring mahasiswa melalui beberapa jalur, di antaranya melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Jalur Undangan dan Tertulis, Seleksi Penerimaan Mahasiswa Unnes (SPMU), dan Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB PT). '
"Melalui jalur tersebut lah beasiswa bidik misi dibagikan kepada calon mahasiswa dengan seleksi ketat, seperti survei lapangan dan nilai potensi akademik. Karena, hanya mendapat jatah 450 beasiswa, ternyata masih ada 339 mahasiswa yang masuk cadangan, sehingga kami mengupayakan dengan usul ke Kemdiknas untuk menambah kuotanya," terangnya.
Perguruan tinggi yang mendapat penambahan jatah beasiswa bidik misi, yakni Unnes dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Mahasiswa yang memperoleh beasiswa tersebut akan dibebaskan dari segala biaya kuliah selama 8 semester.
Untuk menyerap penambahan 1.000 beasiswa tambahan tersebut, Unnes akan membuka penjaringan bagi mahasiswa yang sudah diterima dan kurang mampu untuk mendaftarkan diri. Informasi mengenai hal tersebut dapat diakses pada laman www.unnes.ac.id.
Sudijono mengatakan, secara otomatis 339 mahasiswa cadangan bidik misi akan terserap di seleksi gelombang II yang dibuka mulai 22 Agustus-9 September 2011.
( Anggun Puspita / CN33 / JBSM )