
Bandung, CyberNews. Pemprov Jabar menyiapkan anggaran Rp 38,5 miliar bagi operasi pasar murah yang mulai digelar pada tahun ini. OPM itu fokus pada tiga komoditi kebutuhan strategis masyarakat.
"Bentuknya subsidi dan dilakukan dua sesi, di bulan puasa dan sesudah Lebaran," kata Kepala Dinas Indag Jabar, Ferry Sofwan dalam kunjungan ke Gudang Bulog Gedebage Bandung, Senin (15/8).
Menurut dia, berdasarkan kecenderungan tahun lalu, pasca Lebaran harga komoditas tertentu cenderung tak bisa ditahan. Kondisi ini dianggap perlu mendapat perhatian.
Tiga komoditas yang mendapat subsidi itu adalah beras, gula kristal putih, dan minyak goreng.
Mekanismenya, komoditas itu tidak langsung diserahkan ke Kab/Kota karena Pemprov yang memproses penyedia barangnya. Sasaran OPM adalah 2,8 juta rumah tangga yang membutuhkan.
Di tempat yang sama, Kadis Pertanin Endang Suhendar menjamin ketersediaan beras. Masyarakat tak perlu khawatir. Pasalnya, sampai September, beras bahkan surplus hingga 2,3 juta ton.
"Di bulan yang sama, luas panen akan hasilkan pula produksi 1,78 juta ton gabah kering giling," katanya.
( Setiady Dwi / CN33 / JBSM )