
Wonosobo, CyberNews. Jalur Lebaran yang menghubungkan Wonosobo-Purworejo mempunyai potensi ketersendatan saat arus mudik maupun arus balik. Di Jalur tersebut banyak yang mengalami kerusakan, seperti berlubang maupun bergelombang.
Selain itu, potensi kemacetan juga dipengaruhi oleh timbunan balok kayu pada sejumlah titik dari arah Sapuran hingga Kepil. Lalu lintas truk bermuatan berat di jalur tersebut juga dipastikan padat.
Perbaikan infrastruktur jalan yang rusak di jalur tengah Jawa Tengah (Jateng), yakni dari Purwokerto ke Yogyakarta dan Semarang melalui Wonosobo mulai terlihat diperbaiki di sejumlah titik. Sebagian besar saat ini kemacetan di jalur kota masih disebabkan karena perbaikan trotoar dan penambalan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Wonosobo, Drs Gatot Hermawan mengemukakan, masih berpotensi terjadi ketersendatan arus Wonosobo-Purworejo dalam arus mudik dan balik Lebaran mendatang. "Masih terjadi potensi kemacetan karena beberapa titik Wonosobo-Purworejo ada perbaikan jalan," katanya, Kamis (11/8).
Dijelaskannya, jalur alternatif Lebaran yakni, jalur selatan menuju Wonosobo-Banjarnegara kondisinya baik, namun berkelok-kelok dan turunan tajam. Sedangkan jalur utara menuju Wonosobo-Dieng-Pekalongan, kondisinya normal namun sebagian berlubang dan masih dilakukan penambalan.
Gatot mengatakan, dalam sepekan ini masih akan dilakukan pemasangan rambu terutama pada titik-titik yang rawan terhadap kemacetan dan kecelakaan.
( Edy Purnomo / CN31 / JBSM )