
Semarang, CyberNews. Prajurit di jajaran Kodam IV/Diponegoro akan dilibatkan untuk terjun langsung membantu kepolisian dan petugas terkait pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2011 untuk menciptakan suasana aman, tertib dan lancar di wilayah Jateng dan DIY.
Hal tersebut diungkapkan Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Mulhim Asyrof usai memimpin kegiatan apel bersama prajurit dan pegawai negeri sipil jajaran Kodam IV/Diponegoro di Lapangan Makodam IV/Diponegoro dengan didampingi mantan Pangdam, Mayjen TNI Langgeng Sulistiyono, Rabu (10/8).
"Pengamanan arus mudik dan balik lebaran tahun ini Kodam IV/Diponegoro siap membantu kepolisian untuk menjamin semua masyarakat yang melewati Provinsi Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini merasa aman dan lancar. Seluruh prajurit akan dilibatkan dalam pengamanan Lebaran 2011, karena wilayah Kodam IV/Diponegoro cukup luas," terang Pangdam IV/Diponegoro yang ke 34 tersebut.
Kesiagaan Kodam juga dibuktikan pernyataan Pangdam yang juga akan menyiagakan pasukan dari Satuan Zeni untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam di daerah yang digunakan sebagai jalur arus mudik dan arus balik.
Mayor Jenderal TNI Mulhim Asyrof jabat Pangdam IV/Diponegoro menerima tongkat komando Pangdam IV/Diponegoro menggantikan Mayjen TNI Langgeng Sulistiyono melalui upacara sertijab yang telah dilaksanakan di Mabes TNI AD, Selasa (9/8) dipimpin langsung Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo.
Pangdam juga bertekad akan melanjutkan program kerja sebelumnya, dan akan berusaha mempertahankan serta meningkatkan prestasi-prestasi yang diraih jajaran Kodam IV/Diponegoro.
Mantan Asisten Perencanaan Kepala Staf TNI Angkatan Darat juga berharap, adanya dukungan seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk bersama-sama menjaga citra satuan yang menjadi kebanggaan tersebut. "Keberhasilan dalam mengemban dan melaksanakan tugas itu dapat diraih berkat kerjasama semua pihak di jajaran Kodam IV/Diponegoro," jelasnya.
( Maulana M Fahmi / CN31 / JBSM )