
Jakarta, CyberNews. Bencana kelaparan dahsyat melanda Somalia. Hingga saat ini tak kurang 29 ribu balita meregang nyawa akibat kelaparan. Jutaan lagi terancam jiwanya jika tak mendapat pertolongan segera. Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai lembaga kemanusiaan global menggagas Komite Indonesia untuk Solidaritas Somalia (KISS). ACT juga akan mengirimkan tim kemanusiaan ke Somalia
Presiden ACT, Ahyudin menegaskan, KISS digagas untuk mengambil langkah-langkah cepat dan tepat guna membantu rakyat Somalia yang terancam jiwanya akibat bencana kekurangan pangan. KISS akan melibatkan sejumlah tokoh dan lembaga yang tidak diragukan lagi kredibilitas dan integritasnya dalam gerakan kepedulian dan kemanusiaan.
Ahyudin menambahkan, bencana kelaparan di Somalia benar-benar tidak boleh diabaikan. Data Unicef menyebutkan, setiap 6 menit seorang balita meninggal akibat kelaparan di negeri termiskin di benua Afrika itu. Unicef memperkirakan diperlukan dana sebesar 62,8 juta Euro selama enam bulan ke depan untuk mengatasi bencana kelaparan ini.
“Kami abaikan dulu stigma Somalia sebagai negeri bajak laut. Faktanya, jutaan rakyatnya saat ini terancam mati kelaparan. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang tak boleh diabaikan oleh bangsa Indonesia yang beradab,” tegas Ahyudin dalam rilis yang diterima CyberNews, Senin (8/8).
Sambil terus menggalang kepedulian dari semua pihak, ACT saat ini tengah menyiapkan tim kemanusiaan yang akan membantu rakyat Somalia dan menyampaikan bantuan dari rakyat Indonesia. Tim direncanakan berangkat pertengahan bulan Ramadan 1432 H.
( Andika Primasiwi / CN26 / JBSM )