
Yogyakarta, CyberNews. Penetapan harga beras pada penyelenggaraan operasi pasar (OP) yang dilakukan Pemprov DIY, tidak sesuai dengan harga pasar. Harga beras di pasaran sudah mencapai Rp 7.500 per kilogram, sementara OP menarget harga Rp 6.350 per kilogram.
Berkaitan dengan itu, maka tiga kabupaten di Yogyakarta, masing-masing Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo, secara tegas menolak penyelenggaraan operasi pasar (OP) beras di wilayah mereka.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, Tri Saktiyana, Kamis (4/8) mengemukakan, dalam pertemuan dengan Pemprov DIY hanya Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta yang bersedia menggelar OP beras.
Sementara tiga kabupaten, masing-masing Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo. Tidak bersedia melakukan operasi pasar, karena harga yang dipatok tidak sesuai dengan harga yang ada di pasaran.
Menurut dia, tiga kabupaten di DIY itu menolak dengan alasan harga beras tersebut masih terjangkau. Selain itu, kata dia, di Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo, harga beras di pasaran masih pada kisaran Rp 7.000 hingga Rp 7.100 per kilogram.
Oleh karena itu, operasi pasar masih belum diperlukan. Ketiga kabupaten itu, baru akan menggelar operasi pasar beras jika harga sudah menyentuh Rp 8.000 per kilogramnya.
Lebih lanjut, Tri Saktiyana menambahkan, belum digelarnya operasi pasar beras ini juga bentuk keberpihakan pemerintah kepada para petani, agar mereka mendapatkan harga yang atas hasil pertanian mereka yang selama ini harga beras kurang menguntungkan bagi petani.
Menurut dia, dengan harga itu, biar para petani ini juga merasakan keuntungan terlebih dahulu. Apalagi saat ini menjelang Lebaran. Harga untuk produksi padi kan juga mengalami kenaikan, misalnya pupuk.
Dikatakan Tri Saktiyana, untuk kebutuhan pokok pada bulan puasa ini cenderung mengalami kenaikan, seperti harga daging sapi, beras, dan beberapa komoditas sayur-mayur.
Sementara hingga hari keempat puasa ini, justru harga daging ayam potong mengalami penurunan Rp 1000 setiap kilogramnya. Disamping itu, harga sayur-sayuran seperti cabai, bawang merah juga turun.
( Sugiarto / CN31 / JBSM )