panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Agustus 2011 | 18:51 wib
Informasi BPIH dan Pembagian Kloter Tak Jelas

Solo, CyberNews. Kendati biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2011 sudah disepakati antara pemerintah dan DPR, namun kesepakatan itu belum juga dituangkan tertulis, dan diturunkan ke masing-masing daerah.

Akibatnya, Kementerian Agama (Kemenag) di setiap daerah,  belum berani memberikan informasi ke calon haji (Calhaj) dan publik. Sesuai kesepakatan, BPIH yang ditetapkan untuk Embarkasi Solo sebesar Rp 30.876.300 per jamaah.

“Sudah ada kesepakatan di tingkat pusat. Tapi, kami belum menerima surat resmi dari sana. Saat ini, kami masih menunggu,” kata Kabag TU Kementerian Agama (Kemenag) Surakarta, Syamsuddin, Selasa (2/8).

Menurut dia, Calhaj asal Solo yang berangkat ke Tanah Suci pada 2011 ini mencapai 863 orang. Mereka sudah membayar uang muka senilai Rp 25 juta per jamaah. Artinya, jika kesepakatan yang ditentukan antara pemerintah dan DPR itu tidak diubah, maka para jamaah tinggal melunasi BPIH sebesar Rp 5,8 juta.

“Kalau tidak diubah, per jamaah tinggal membayar sekitar Rp 5,8 juta,” imbuh Syamsuddin.

Pria asal Sumba ini mengemukakan, pihaknya tidak mengetahui alasan kenapa surat resmi mengenai BPIH tersebut belum juga turun. Padahal, jika mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Agustus sudah waktunya pelunasan BPIH bagi Calhaj, bukan malah menunggu informasi dari pusat.

“Dimungkinkan, ada jamaah yang tertunda keberangkatannya tahun ini karena meninggal dunia dan sakit. Mereka akan diganti Calhaj yang masuk kuota 2012 urutan pertama. Jadi, semestinya bulan ini sudah ada informasi dari pusat, sehingga penentuan Calhaj yang bisa dan tidak bisa berangkat dapat dipastikan,” terangnya.

Selain informasi mengenai BPIH belum turun, saat ini pihaknya juga masih menunggu pembagian kloter (Kelompok terbang) bagi  Calhaj. Menurut Syamsuddin, pada 24 Juli lalu, sebenarnya direncanakan aka nada pembagian kloter. Namun, rencana itu tidak ada realisasinya sampai sekarang.

“Kami menunggu Kanwil Kemenag Jateng soal pembagian kloter. Rencananya memang tanggal 24 Juli, tapi molor. Bahkan, sampai sekarang belum ada informasi lanjutan,” ungkapnya.

( Arif M Iqbal / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
22 Juli 2014 | 20:10 wib
Dibaca: 30
22 Juli 2014 | 20:00 wib
Dibaca: 36
22 Juli 2014 | 19:50 wib
Dibaca: 90
22 Juli 2014 | 19:40 wib
Dibaca: 88
22 Juli 2014 | 19:30 wib
Dibaca: 181
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER