
Jakarta, CyberNews. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menjamin bahwa tarif pesawat terbang pada masa mudik lebaran tahun ini tak akan naik. Pasalnya, harga yang berlaku saat ini, sudah berada pada standar yang biasa diberlakukan saat memasuki high season (masa libur panjang).
"Nggak ada itu kenaikan. Kalau naik dari harga biasa ya kan ini namanya musim libur sama dengan hotel kan kalau musim libur tarifnya naik. Yang pasti kita imbau sesuai batas atas yang kita tetapkan," ujar Dirjen Perhubungan Udara, Harry Bakti, di Jakarta, Senin (1/8).
Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, Harry memastikan, seluruh maskapai telah siap melayani arus mudik dan balik lebaran 2011.
"Kita ada 332 pesawat yang akan melayani 24 bandara, itu hitungan makronya ya. Kalau penentuan adanya extra flight atau tidak itu biasanya ketahuan dua minggu jelang mudik," katanya.
Ia memprediksi, jumlah peminat fasilitas penerbangan pada musim mudik kali ini akan mencapai 2,4 juta orang; meningkat sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya.
Untuk membahas masalah angkutan mudik khususnya penerbangan, rencananya Ditjen Perhubungan akan mengundang seluruh maskapai Rabu (3/8).
"Kita undang manejemennya, intinya kita ingin melihat sejauh mana kesiapan seluruh maskapai jelang mudik nanti. Termasuk juga membahas soal tarif jangan sampai ada penumpang yang merasa dirugikan," paparnya.
( dtc / CN33 )