
Jakarta, CyberNews. Kurs nilai rupiah pada Senin (1/8) pagi antarbank Jakarta menguat dolar AS menjadi Rp 8.480 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya senilai Rp 8.498. Nilai tukar rupiah masih melanjutkan penguatan sebesar 18 poin terhadap dolar AS berada pada level Rp 8.400.
Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin (1/8) mengatakan, melemahnya dolar AS dipicu oleh beberapa pelaku pasar yang menganggap paket kesepakatan penyelesaian pagu utang AS cenderung sebagai solusi jangka pendek.
Dia menambahkan, kesepakatan yang dianggap bersifat jangka pendek itu karena kesepakatan itu belum mencakup apakah Pemerintah AS menaikkan pajak disaat yang sama ketika defisit dikurangi. Meski demikian, lanjut dia, setidaknya AS tidak harus menanggung risiko gagal bayar atas obligasi yang jatuh tempo pada bulan Agustus ini senilai 306 miliar dolar AS.
Analis pasar uang Bank Saudara, Rully menambahkan, kesepakatan di AS belum mempunyai dampak positif pada dolar AS, sehingga mata uang rupiah masih melanjutkan penguatan. "Kurs nilai mata uang rupiah masih kokoh terhadap dollar AS. Rupiah melanjutkan dominasinya terhadap dollar AS karena Rupiah masih merupakan tujuan investor untuk menempatkan dananya yang lebih aman saat ini seiring dengan ekonomi dalam negeri yang positif," ucapnya.
( Ant / CN31 )