
Solo, CyberNews. Dengan penuh semangat, Luthfi Hakim Kurniawan siswa kelas 3C Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah mengangkat tinggi-tinggi poster bertuliskan ajakan berpuasa. Tulisan itu ia ambil dari salah satu ayat Al Quran. Tulisan poster itu sebagai wujud kepeduliannya dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Bukan hanya dia saja yang membawa poster, tetapi temannya yang lain juga membawa. Sebanyak 878 siswa kelas III - VI ikut memeriahkan acara Tarhib Sambut Ramadan di depan pintu selatan Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (30/7).
"Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dengan konsep yang sama. Hal ini untuk mengajarkan kepada siswa berakhlak soleh, kepedulian dan membangun keceriaan bagi siswa. Mengajarkan kemandirian, karena semua kostum maupun poster, mereka sendiri yang buat," kata Humas SDIT Rahmad Hariyadi.
Siswa juga mengenakan kostum unik seperti kostum karnaval, seragam polisi, tentara, batik, seragam sepakbola dan baju adat berbagai daerah. Tidak hanya itu, mereka juga membawa alat musik sederhana, seperti galon air mineral, tutup panci, serta botol air mineral.
Di tempat itu mereka juga mengadakan kegiatan lomba yel-yel Ramadan untuk mengajak berpuasa. Yel-yel yang mereka nyanyikan merupakan lagu dari band terkenal yang telah diganti liriknya. Setiap kelas menampilkan kepiawaianya dalam beryel-yel, mereka tampil secara acak sesuai dengan ketentuan panitia. Keunikan kostum, kekompakan dan bagusnya lirik merupakan kriteria pada lomba yel-yel ini.
"Acara ini juga untuk menyambut hari kemerdekaan 17 Agustus ’45. Kami mengajarkan semangat nasionalisme dengan menyuruh mereka menyanyikan lagu perjuangan saat pawai. Bendera merah putih yang mereka bawa juga sebagai wujud nasionalisme," ujar Rahmad.
( Hanung Soekendro / CN31 )