panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Juli 2011 | 22:40 wib
Kodok Keemasan Menyatu dengan Dewi Kwan Im
.

Solo, CyberNews. Dua hari setelah perayaan hari ulang tahun (HUT) Dewi Kwan Im, muncul fenomena aneh di Klenteng Tien Kok Sie, Pasar Gede, Solo, Kamis (21/7). Seekor kodok berwarna keemasan masuk ke dalam Altar Utama tempat ibadah umat Tri Dharma tersebut. Ketika dicari, hewan itu sudah berada di bahu kiri rupang atau patung Maha Dewi Kwan Im. Lantas, sejumlah umat yang masih berada di Klenteng langsung kaget mengetahui peristiwa tersebut. Sebab, sejauh ini fenomena semacam itu baru dilihat kali pertama.

Ketika dilihat dengan mata telanjang, kodok tersebut seakan menyatu dengan rupang. Sebab, warnanya terlihat kuning keemasan menyerupai warna rupang yang sering disebut Maha Dewi Cinta Kasih itu. “Ini fenomena aneh. Kejadian yang tidak biasa terjadi setiap hari,” kata Humas Klenteng Tien Kok Sie, Aryanto Wong, Kamis (21/7).

Kemuculan hewan itu, lanjut dia, menimbulkan sejumlah penafsiran. Salah satunya, dalam budaya Tionghoa, kodok dikenal sebagai hewan yang melambangkan keseburan, keberuntungan dan kelimpahan rezeki.

“Ada yang menafsirkan, kemunculan kodok ini merupakan suatu pertanda baik. Karena terjadi setelah pereyaan HUT Maha
Dewi Kwan Im saat mencapai masa pencerahan,” ungkap dia.

Wong mengutarakan, saat melihat kodok keemasan itu, posisinya tepat berada di atas bahu kiri Mahadewi. Beberapa waktu kemudian,  hewan berkaki empat itu bergeser turun ke bawah dan berada di bahu bagian depan sebelah kiri. Selama 13 jam, yaitu sejak Rabu (20/7) malam pukul 20.00 – 09.00 WIB, posisi kodok tidak berubah dan tetap diam pada bagian bahu depan Dewi Kwan Im.

“Warna pada pagi hari juga masih terlihat kuning keemasan, nyata dan sangat jelas,” terangnya. 

Pria yang juga pemerhati budaya Tionghoa ini menambahkan, selama bertugas menjadi Humas Klenteng, dirinya pernah menemui fenomena aneh, selain kodok tersebut. Namun, Wong tidak menyebut fenomena apa yang dimaksud. Sebab, itu semua menyangkut kepercayaan.

“Memang, saya terkadang mengalami hal-hal yang susah dicerna dengan akal,” tuturnya.

( Arif M Iqbal / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 25483
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 27141
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 26838
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 30276
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 26086
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER