
Jakarta, CyberNews. Mantan pelatih tim nasional, Alfred Riedl, memberi tenggat waktu dua pekan bagi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memenuhi haknya sesuai dengan yang tertera pada kontrak bersama. Jika tidak, ia akan mengadukan hal tersebut pada ke Badan Sepak Bola Seluruh Dunia (FIFA).
"Coach Riedl bilang begitu. Jika sampai akhir bulan nanti tidak ada penyelesaian dari PSSI, dia akan langsung ke FIFA," kata Iman Arif, Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional Indonesia, di Jakarta, Minggu (17/7).
Menurut Iman, Riedl bersama asistennya Wolfgang Pikal telah bertemu dengan Wakil Ketua Umum PSSI, Farid Rahman, Jumat kemain malam di mal FX, Senayan, meski tidak terkait penyelesaian kontrak kedua pihak. "Masih seputar silaturahmi," paparnya.
Farid Rahman meminta Badan Tim Nasional menyerahkan surat kontrak Riedl dengan PSSI yang asli untuk dipelajari, yang kemudian disanggupi oleh Iman. "Senin besok saya akan antar surat itu," katanya.
Iman mengatakan tunggakan gaji Riedl yang harus diselesaikan PSSI adalah US $ 16 ribu dollar dikalikan dengan 14 bulan. Sama dengan tunggakan terhadap Pikal. Di samping itu masih ada rincian yang lain, meski Iman enggan menjelaskan detailnya.
Tidak hanya tunggakan gaji Riedl dan Pikal yang harus diselesaikan PSSI, tetapi PSSI juga belum menyelesaikan tunggakan gaji untuk staf tim pelatih sekaligus staf BTN. Ada 15 orang yang belum mendapatkan gaji.
"Itu juga kami minta diselesaikan dalam waktu dua minggu ke depan," kata Iman yang yakin bahwa PSSI akan memenuhi kewajibannya seperti apa yang diungkapkan Farid.
( Tmp / CN33 )