
Jakarta, CyberNews. Pemain Tim Nasional Indonesia, Yongki Aribowo, mengaku mantan pelatih timnas asal Austria, Alfred Riedl, bagai seorang bapak yang bijaksana.
"Dia seorang pelatih yang bisa menjadi seorang bapak. Dia sangat terbuka dengan siapa pun," ujar Yongki Aribowo, Jumat (15/7) malam.
Yongki yang seorang pemain penyerang dan selama ini bermain di klub Arema Malang mengatakan pelatih berusia 61 tahun itu sangat ketat dalam menegakkan disiplin dan berlaku adil kepada semua pemain.
"Dia sangat disiplin dan fair dalam menunjuk siapa pemain yang akan diturunkan. Dia memiliki visi dalam setiap kali menghadapi pertandingan yang berbeda," ujarnya.
Mengenai pemberhentian Riedl, Yongki tak ingin berkomentar terlalu jauh. Namun dikatakannya bahwa pemberhentian pelatih itu merupakan kemauan pimpinan PSSI. "Itu kemauan pimpinan PSSI. Kalau sudah begitu, mau bagaimana lagi. Saya tak ingin berkomentar terlalu jauh," tuturnya.
Rasa sesal dikemukakan pemain kelahiran Tulungagung, Jawa Timur 23 November 1989 ini karena dia dan pemain-pemain lainnya sudah menyatu dengan Riedl. "Dia juga bisa memadukan pemain senior dan junior. Memang semua pelatih pasti berbeda-beda, tapi Riedl memiliki kemampuan bagaimana meraciknya," ujarnya.
Karena Alfred Riedl telah tidak memiliki ikatan kontrak dengan PSSI selaku federasi, PSSI melalui anggota Komite Eksekutif Bob Hippy pada Rabu lalu mengatakan bahwa PSSI memberhentikannya.
Riedl disebut telah menandatangani kontrak secara pribadi dengan Wakil Ketua Umum PSSI Nirwan Dermawan Bakrie yang juga berstatus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.
( Ant / CN33 )