panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Juli 2011 | 23:10 wib
Puluhan Warga Brebes Demo di Jembatan Pemali

Brebes, CyberNews. Puluhan warga bersama LSM Mas Jaka Kabupaten Brebes menggelar aksi unjuk rasa di jembatan Sungai Pemali, Rabu (13/7) sekitar pukul 09.30. Mereka demo karena geram jalur pantura Brebes macet hampir setiap hari, akibat perbaikan jembatan Sungai Pemali tak kunjung selesai.

Warga mendesak perbaikan itu dipercepat, dan dideadline harus selesai 1 Agustus mendatang. Puluhan warga bersama LSM Mas Jaka itu datang ke jembatan Pemali dengan berjalan kaki dari sambil mengangkat sejumlah poster bertuliskan tuntutan.

Selain berorasi di atas jembatan Pemali sisi sebelah utara yang sedang diperbaiki, massa pendemo juga menggelar aksi treatikal. Beberapa pendemo terlihat mengenakan pakaian mirip pocong berlumuran darah. Di tengah-tengah orasi, seorang pendemo tiba-tiba menyiram badannya yang telanjang dengan cairan mirip darah.

Ia kemudian melakukan aksi trearikal dengan berguling di lantai jembatan dan melakukan jalan <I>ngesot<P> di jalur pantura. "Ini adalah darah korban kecelakaan. Gara-gara perbaikan jembatan tak kunjung selesai, jalan macet. Korban nyawa berjatuhan dan roda perekonomian terganggu," teriak seorang pendemo saat aksi teatrikal.

Aksi warga dan LSM itu spontan memancing perhatian para pengguna jalan. Sejumlah warga yang melintas rela berhenti untuk sekedar menyaksikan aksi tersebut. Unjuk rasa juga mendapatkan pengamanan cukup ketat dari jajaran Polres Brebes. Bahkan, Kapolres Brebes AKP Kif Aminanto dan Asisten I Sekda Pemkab Brebes, Drs HM Supriyono ikut berada di lokasi unjuk rasa.

Kekesalan Warga

"Tuntutan kami hanya satu, percepat perbaikan jembatan Pemali ini. Kami memberi batas akhir 1 Agustus jembatan harus sudah dimulai. Jika tidak, kami akan menggelar demo yang lebih besar lagi," tegas Koordinator Aksi Demo dari LSM Mas Jaka Brebes, Abdul Aris Assa'ad.

Menurut Aris, Aksi unjuk rasa merupakan puncak dari kekesalan warga Brebes, terhadap jalan yang macet setiap hari. Kondisi itu terjadi akibat perbaikan jembatan Pemali lamban. Hal tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu. Dampaknya juga sudah berimbas pada roda perekonomian warga.

Sopir angkutan, pedagang kaki lima dan tukang becak, pendapatannya turun akibat kemacetan tersebut. "Ini sudah keterlaluan. Bina marga dan rekanan pemenang proyek harus bertanggung jawab. 1 Agustus jembatan harus sudah jadi," paparnya.

Pengawas Lapangan Proyek Perbaikan Jembatan Pemali, Balaikambang dan Pakijangan, Abdul Ghani Sulut menjelasakan, sesuai rencana di lapangan pekerjaan perbaikan jembatan Pemali memang akan dipercepat. Direncanakan akhir Juli ini sudah selesai. Bahkan, untuk jembatan Pakijangan kini sudah dibuka.

Adapun Jembatan Balaikambang, rencananya akan dibuka minggu depan. "Akhir bulan ini Pemali sudah bisa di buka. Kami kini tengah terus berupaya," ujarnya.

( Bayu Setyawan / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
18 April 2014 | 13:06 wib
Dibaca: 64
18 April 2014 | 12:37 wib
Dibaca: 200
18 April 2014 | 12:22 wib
Dibaca: 225
18 April 2014 | 12:09 wib
Dibaca: 379
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER