
Solo, CyberNews. Dengan terpilihnya ketua umum, wakil ketua umum dan anggota eksekutif PSSI yang baru, dipastikan, ancaman sanksi FIFA bagi baan persepakbolaan nasional hilang.
Meski sebelumnya, FIFA memberi tenggat pelaksanaan kongres paling lambat pada 30 Juni, hasil pelaksanaan KLB yang malam ini baru saja selesai di Kota Solo, dapat diterima FIFA.
Kongres Luar Biasa diundur hingga hari ini (9/7), sesuai dengan aturan bahwa kongres hanya dapat digelar empat minggu setelah surat undangan dikirim pada peserta.
Meski diundur, ancaman sanksi buat Indonesia tidak hilang. Jika kembali mengalami deadlock atau gagal, FIFA memastikan sanksi akan jatuh sehari setelahnya.
"Sejauh ini tidak ada sanksi buat Indonesia. Saya pikir kondisi awal kongres sudah berada di tempatnya jadi kita bisa memandang dengan optimistis," kata salah satu observer FIFA yang menghadiri kongres, Primo Carvaro, seperti ditulis Reuters.
Menjadi saksi pelaksanaan KLB PSSI, FIFA mengirim dua perwakilannya, yakni Frank van Hattum dan Jay Singh Muthiah. Sedang AFC mengirim tiga delegasinya, yakni Alex Soosay, James Johnson dan Lazarus.
( dtc / CN33 )