
Semarang, CyberNews. Nasib sial dialami mantan pemain PSIS Johan Yoga Utama. Pemain yang terakhir memperkuat Persib Bandung ini diamuk massa yang salah sasaran di daerah Panggung Lor, Semarang Utara, Rabu (6/7) petang.
Atas tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, pemain kelahiran Semarang 19 Februari 1990 ini terpaksa dilarikan ke UGD RS Panti Wilasa Citarum untuk mendapatkan perawatan. Untung saja, dia tidak mengalami cedera yang serius, hanya memar-memar disekujur badan. Warga Griya Prasetya Selatan VI no 178 ini diperbolehkan pulang.
Kejadian bermula saat Johan pulang dari latihan Futsal di Knight Stadiom sekitar pukul 19.00. Saat itu ia yang memboncengkan Rian Ardianto (mantan pemain PSIS Yunior) melewati daerah Panggung Lor. Tiba-tiba dari arah belakang muncul dua sepeda motor yang ditumpangi 5 orang berkecepatan tinggi. Orang-orang itu langsung memepet dan meminta Johan berhenti.
Setelah berhenti, tanpa bicara kelima orang itu langsung menghajar Johan dan Rian. Tak menyadari serangan dan kalah jumlah, Johan dan Rian pun menjadi bulan-bulanan.
''Saya kaget kenapa mereka memukuli saya. Untung ada orang yang menghentikan aksi main hakim tersebut. Saya langsung dilarikan ke RS Panti Wilasa Citarum. Sedangkan kelima pria yang memukuli saya langsung melarikan diri,'' papar anak dari John Bere dan Nurhayati ini.
Ternyata aksi keroyokan itu salah sasaran. Berdasarkan informasi di tempat kejadian, Johan mengetahui bahwa beberapa saat sebelum ia lewat di tempat tersebut terjadi tabrak lari. Rupanya para pengeroyok menduga penabraknya adalah Johan dan Ryan sehingga langsung melakukan pengeroyokan. Kini kasus tersebut sedang ditangani Polsek Semarang Utara.
Sekilas soal Yoga, mantan striker PSIS dan Persiba Balikpapan ini pernah masuk dalam 25 pemain yang dipanggil Alfred Riedl dalam Timnas U-23 yang disiapkan Pra Olimpiade 2012, beberapa waktu lalu.
( Anton Sudibyo / CN34 / JBSM )