
Bandung, CyberNews. Ketua umum terpilih periode 2011-2016, Suryadharma Ali menegaskan pihaknya tak mau suasana internal partai bergejolak pasca pelaksanaan Muktamar VII PPP yang berakhir Rabu (6/7). Pernyataan tersebut dilontarkan pria yang intim disapa SDA itu saat menggelar jumpa pers di Media Centre Hotel Panghegar, Bandung, Rabu (6/7).
SDA berharap kemenangannya dapat diterima semua pihak secara utuh dalam lingkungan internal partai. Pihaknya siap merangkul dua pesaingnya, Ahmad Muqowam dan Ahmad Yani dalam membesarkan partai.
"Saya sadar betul PPP harus bersatu, melalui rekonsiliasi menciptakan hubungan politik yang harmonis, ini mutlak bagi saya, guna mempercepat pada tujuan tapi diperlukan kader dan pengurus yang punya satu visi," paparnya.
Usai terpilih, SDA yang sekaligus ketua tim formatur diberi waktu membentuk kepengurusan harian dalam tempo 14 hari. Selain itu, dibentuk pula majelis pakar, syariah, pertimbangan, dan lembaga baru mahkamah partai.
Selama rentang waktu tersebut, SDA didampingi 8 anggota formatur yang terpilih dalam pemilihan yang berlangsung selama 12 jam sejak sekitar pukul 02.30 Wib dinihari tadi.
Kedelapan anggota formatur itu adalah Ketua DPW Jabar, Rachmat Yasin yang memperoleh 720 suara, Amir Uskara (DPW Sulsel) 713, Musafa Nur (DPW Jatim) 662, Fadly Nurzal (DPW Sumut) 604, Emron Pangkapi (DPP) 585, Ahmadi Usman (DPW Kalbar) 571, Yahidin Umar (NTT) 561, dan Syarief Hadler (DPW Maluku) 551 suara.
SDA sendiri mempunyai pertimbangan dalam komposisi kabinetnya yakni personil yang mencerminkan lintas generasi dan juga kualitas. Dia pun tak mempermasalahkan sumbernya. "Kami sesungguhnya butuh kader baru, dan kami tidak menutup pintu bagi mereka.
( Setiady Dwi / CN33 / JBSM )