
Moskwa, CyberNews. Kolonel Alexander Poteyev mantan pejabat intelijen Rusia dijatuhi hukuman penjara 25 tahun, oleh Pengadilan Distrik Militer di Moskwa Senin (27/6).
Poteyev dinilai terbukti bersalah membuka kedok jaringan 10 mata-mata Rusia di Amerika Serikat, sehingga mereka ditangkap, diadili, dan dideportasi dari Amerika Serikat pada pertengahan 2010.
Dia juga dinyatakan bersalah karena pengkhianatan dan pembelotan yang ia lakukan. Sidang ini dilakukan secara in absentia dan secara tertutup, demikian diberitakan msnbc.
Terungkap di pengadilan bahwa Poteyev terbang ke AS beberapa hari sebelum Biro Penyelidik Federal AS (FBI) mengumumkan penangkapan atas Anna Chapman dan 9 rekannya dalam serangkaian operasi di sejumlah kota di AS. Poteyev meninggalkan istrinya di Moskwa dan menetap di AS.
( MSNBC , Rifki / CN34 )