panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
27 Juni 2011 | 21:28 wib
KPU Pati: Gugatan Imam Suroso Tak Berdasar

 

Semarang, CyberNews. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menilai gugatan yang diajukan pasangan Imam Suroso dan Sujoko sama sekali tidak berdasar. Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, Senin (27/6), kuasa hukum KPU Pati Abhan Misbah mengajukan eksepsi tertulis atas gugatan.

"Gugatan penggugat tidak benar karena dalam pasar 60 ayat 3 UU 12/2008 dinyatakan bahwa pengajuan calon baru bisa dilakukan saat masa perbaikan. Dalam hal ini PDIP memilih mengajukan calon baru daripada perbaikan syarat calon sebelumnya," ungkap Abhan Misbah didampingi Umar Ma'ruf usai sidang berlangsung.

Dalam gugatan Nomor 24/G/2011/PTUN.Smg yang diajukan pasangan calon yang gagal masuk bursa pencalonan kepala daerah Pati tersebut, tim kuasa hukum dari penggugat yakni Arteria Dahlan menyebut KPU telah melanggar aturan yang dibuatnya sendiri.

Kliennya sebenarnya telah melakukan perbaikan sesuai ketentuan mulai 13-19 Mei 2011, tetapi sebelum batas waktu itu berakhir KPU Pati justru menerima pasangan calon lain.

Dia menambahkan, dalam persidangan yang diketuai hakim Maftuh Effendi ini, penggugat mengatakan KPU Pati telah menolak perbaikan syarat-syarat pencalonan yang diajukan oleh Mbah Roso-panggilan akrab Imam Suroso dan Sujoko tersebut.

KPU dalam sidang beralasan, perbaikan syarat pencalonan dan syarat calon seharusnya diajukan oleh parpol pengusung dan bukan oleh pasangan calon itu sendiri. "Dalam SK KPU Pati No 01/2010 disebutkan bahwa perbaikan syarat pencalonan dan syarat calon dilakukan oleh pasangan calon. Apa itu namanya bukan melanggar aturan yang dibuat sendiri," tegas Dahlan.

Tak Dimunculkan

Pasangan Mbah Roso-Sujoko pun lantas tak dimunculkan dalam Berita Acara KPU Pati nomor 37/BA/KPU/VI/2011 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada Pati 2011. Berita acara inilah yang lantas digugat ke PTUN sejak 6 Juni lalu.

Abhan sendiri menilai, terjadi konflik internal antara DPC PDIP Pati dengan pasangan Imam Suroso-Sujoko. Seharusnya jika PDIP memang menghendaki pasangan tersebut maju dalam Pilkada, seharusnya PDIP sebagai parpol pengusung yang seharusnya mengajukan perbaikan atas syarat bakal calon pasangan tetapi selama masa perbaikan PDIP memilih untuk mengajukan calon baru.

Setelah nama pasangan itu tidak muncul, PDIP kemudian memunculkan duet Sunarwi-Tedjo Pramono sebagai calon dalam Pilkada Pati 2011 dan nama inilah yang diakui telah diterima KPU Pati.

Sementara itu, Nur Ali sebagai kuasa hukum Sunarwi-Tedjo juga mengajukan diri sebagai pihak tergugat dalam sidang tersebut. Kendati demikian, hakim tidak serta merta mengabulkan permohonan kuasa hukum itu dan akan memeriksa dahulu keterkaitan pasangan Sunarwi-Tedjo dalam gugatan ini.

"Kami merasa mempunyai kepentingan dalam perkara tersebut sehingga mengajukan diri sebagai tergugat dua intervensi," kata Nur Ali.

( Modesta Fiska / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 3659
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 3960
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 3818
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 4930
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 3645
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
02 September 2014 | 12:53 wib
FOOTER