
Sidorejo, CyberNews. Aisyah Cahya Dewi (2) hilang di sekitar rumahnya jalan Pramuka RT 08/RW 5 Krajan Sidoarjo pada Rabu (22/6) pukul 19.30. Hingga kemarin anak bungsu dua bersaudara pasangan Harwanto (43) dan Wahyuninsih (41) tersebut belum ditemukan.
Merski seluruh kampung warga setempat turut mencari pada malam itu namun hingga kemarin belum membuahkan hasil. Orang tua si balita dan warga sempat menduga, korban terseret arus di parit dekat rumah korban. Malam itu juga puluhan warga mencarinya dengan menyusuri parit itu hingga ke muara namun tidak menemukannya.
Orang tua si balita pun melaporkan kejadian ini ke Mapolres Salatiga. Menurut keterangan ibunda korban Wahyuningsih (40), bermula ketika Aisyah minta di antar ke rumah neneknya yang bersebelahan. Setelah beberapa saat di rumah neneknya, ketika si balita itu hendak ikut ke rumah pamannya Yono yang lokasinya sekitar satu kilo.
Namun Yono menyuruh Aisyah pulang ke rumahnya pamit sama ibunya. Tujuannya Yono pun agar si anak itu tidak ikut dirinya dan kembali ke rumah. Yono pun pulang sendirian dan si bocah itu juga tidak pulang ke rumahnya.
“Saya ke rumah nenek untuk mengambil Aisyah setelah menidurkan anaka saya yang pertama. Namun ternyata tidak ada. Saya bingung dan saya cari ke rumah tetangga dan adik-adik saya, ternyata juga tidak ada,” kata Wahyuningsih.
Kabar hilangnya Aisyah ini membuat warga sekitar turut membantu. Mereka menyisiri parit sepanjang kurang lebih 2 km di kampung itu. Warga membawa penerangan obor karena saat pencarian itu kebetulan lampu PLN padam.
Petugas dari Polsek Sidorejo dan Polres Salatiga juga datang ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian. Namun, balita itu belum ditemukan. Orang tua korban berharap jika ada yang melihat ciri-ciri anak seperti anaknya untuk melapor ke Polsek terdekat.
( Moch. Kundori / CN32 / JBSM )