
Purworejo, CyberNews. Panen jagung yang dilakukan sebagian petani di Kabupaten Purworejo tidak disambut gembira. Pasalnya, harga jual jagung dalam beberapa pekan terakhir terus mengalami penurunan. Jika kondisi itu terus berlanjut, petani akan mengalami kerugian.
Paryono (60), salah satu petani jagung di Bayan mengungkapkan, penurunan harga jual itu terjadi hampir setiap hari. "Harganya terus turun setiap harinya. Rata-rata penurunannnya mencapai Rp 50 hingga Rp 100," ujarnya.
Dia mengaku tidak tahu persis penyebab penurunan harga jual itu. Namun dia memperkirakan sebagai gejala pasar yang terjadi setiap kali musim panen. "Ya mungkin seperti biasa, kalau musim panen harga jual jagung pasti turun," katanya.
Disebutkan, awal panen harga jagung kering yang sudah dipipil bisa mencapai Rp 3.200 per kilogram. Namun sejak sepekan terakhir harganya sudah turun dalam kisaran Rp 2.900 per kilogram.
( Nur Kholiq / CN14 / JBSM )