
Foto: AFP
Frankfurt, CyberNews. Dua raksasa otomotif Eropa, Daimler dan Rolls-Royce dalam rilis medianya menyebutkan bahwa Senin (6/6) ini mereka telah mengambilalih saham mayoritas produsen motor dan turbin, Tognum, setelah sebelumnya mengakuisisi 59,87 persen sahamnya. "Setelah berakhirnya jangka waktu penawaran publik, Daimler dan Rolls-Royce bersama-sama memegang 59,87 persen saham di Tognum melalui perusahaan gabungan bernama Engine Holding," sebut pernyataan tersebut.
Kedua raksasa otomotif Eropa itu mengakuisisi saham Tognum pada harga 26 euro ($ 38) per lembarnya. Kesepakatan biaya lebih dari dua milyar euro dan penawaran penjualan saham diperpanjang sampai 20 Juni, agar ada dukungan terhadap kelanjutan Engine Holding.
Proses pengambilalihan ini diperkirakan akan menciptakan pemimpin global di sektor off-highway dalam bidang kelautan, energi, pertahanan dan aplikasi industri.
Sebelumnya, Daimler dan Rolls-Royce telah meningkatkan penawaran awal mereka sebesar 8,3 persen untuk memenangkan dukungan dari manajemen Tognum bulan lalu.
Daimler sendiri sebelumnya sudah memiliki 28,4 persen saham Tognum, yang mempekerjakan sekitar 8.700 orang di seluruh dunia. Setelah mengontrol operasi Tognum selama hampir 50 tahun, pada tahun 2005 Daimler menjual Tognum dengan dana investasi EQT sebesar 1,6 miliar euro, hanya untuk membelinya kembali sebanyak 22 persen lembar saham pada bulan April 2008 dengan nilai 585 juta euro.
( AFP , Yuska / CN14 )