panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Juni 2011 | 09:08 wib
Soal Newmont, Bisa Picu Konflik Presiden-DPR

Jakarta, CyberNews. Pembelian sisa divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NTT) sebanyak 7 persen oleh Pemerintah dengan menggunakan dana Pusat Investasi Pemerintah (PIP) kemungkinan bakal memicu konflik antar lembaga negara.

Pasalnya Menteri Keuangan Agus Martowardojo ngotot bahwa Pemerintah Pusat berhak membeli saham itu dengan dana PIP, walaupun DPR menolaknya. Apalagi Menkeu akan membawa soal ini ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita akan jalan terus. Kita tetap membeli divestasi saham Newmont dan tidak perlu meminta persetujuan DPR. Karena DPR mempersoalkan dasar pembelian ini, kita akan membawa masalah ini ke Mahkamah Konstitusi (MK),” ujar Agus Martowardojo, usai rapat dengan Komisi XI di Gedung DPR, Rabu (1/6) malam.

Sebaliknya, DPR juga telah memberikan peringatan dan ancaman kepada Menkeu. Apabila Menkeu ngotot dan tidak meminta persetujuan DPR dalam membeli saham divestasi 7 persen itu, maka DPR akan melayangkan surat kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit atas pembelian divestasi saham itu.

Rapat kerja antara Menkeu dengan Komisi Bidang Keuangan dan Perbankan DPR yang dipimpin Ketua Komisi Emir Muis  ini digelar untuk kali ketiga, ditambah satu kali rapat gabungan Komisi VII dan XI dalam rentang satu bulan. Dalam tempo satu bulan itu DPR masih memberikan kesemptana pada Menkeu untuk mengubah sikapnya yakni membatalkan pembelian 7 persn divestasi Newmont dan menyarankan agar menyerahkan pada Pemerintah Daerah (Pemda) NusaTenggara Barat  (NTB)

Namun, rapat Rabu malam juga mengalami jalan buntu. DPR kukuh pada kesimpulan rapat terdahulu bahwa pembelian saham harus atas persetujuan DPR dan tidak menggunakan dana PIP yang khusus diperuntukan bagi kepentingan pembangunan infrastruktur.

Pemerintah dalam hal ini Menkeu tetap ngotot dan menegaskan pembelian saham sudah sesuai mekanisme dan UU Pengelolaan Keuangan Negara.

( A Adib / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
25 Juli 2014 | 10:30 wib
Dibaca: 66
25 Juli 2014 | 10:20 wib
Dibaca: 96
25 Juli 2014 | 10:10 wib
Dibaca: 76
25 Juli 2014 | 10:00 wib
Dibaca: 97
25 Juli 2014 | 09:50 wib
Dibaca: 140
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER