
Rembang, CyberNews. Niat warga Desa/Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, untuk mengadopsi bayi temuan di tegalan hutan Jalan Gambiran–Pamotan, cukup tinggi. Hingga siang ini, tak kurang sepuluh warga secara bergantian mendatangi Puskesmas Pamotan mengutarakan niatnya mengadopsi bayi nahas itu.
“Kami hanya meminta mereka mendatangi Kantor Polisi saja. Sebab kewenangan kami hanya merawat dan memastikan bayi dalam kondisi sehat,” jelas Hidayati, Bidan Puskemas Pamotan, Minggu (29/5). Kondisi bayi laki-laki seberat 3,2 kg itu kini berangsur membaik sejak ditemukan, Jumat siang lalu. Bayi yang dipanggil “Selamet” oleh petugas Pukesmas itu, kini masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Pamotan.
Hidayati menambahkan, pihaknya kini fokus mengobati sejumlah luka yang terdapat di wajah dan kepala bayi tersebut. Luka goresan itu, lanjut dia, kemungkinan didapat bayi selama proses persalinan. “Melihat kondisi bayi di mana tali pusar masih menempel saat ditemukan, kuat dugaan bayi tersebut dilahirkan tanpa bantuan bidan atau dukun bayi,” jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Pamotan AKP Eddy Pujiharto mengaku terus mendalami kasus ini. Terkait rencana adopsi, pihaknya mengaku belum mendapat permintaan secara resmi dari warga yang meminatinya. “Rencana adopsi belum terpikirkan oleh kami,” ujarnya singkat.
( Saiful Annas / CN14 / JBSM )