panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
26 Mei 2011 | 15:07 wib
Guru Naik Pangkat, Tak Semudah Dulu

 

Solo, CyberNews. Mulai tahun 2013, guru tak akan mudah naik pangkat. Pasalnya, dua tahun lagi akan efektif diberlakukan Permenegpan dan Reformasi Birokrasi (RB) Nomor 16 Tahun 2009 tentang angka kredit jabatan. Aturan ini akan menggantikan Permenpan Nomor 84 Tahun 2003.

"Kalau kinerja guru tidak bagus, maka semakin sulit (naik pangkat). Berdasar Permenegpan dan RB ada perubahan mendasar pada penilaian unsur utama. Jika dulu penilaiannya 80 persen, sekarang 90 persen. Unsur pendamping dulu 20 persen, sekarang maksimal 10 persen," kata Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dikpora Surakarta, Sugiyanto pada wartawan, Kamis (26/5).

Untuk unsur utamanya adalah bidang pendidikan, diantaranya meliputi kegiatan belajar mengajar (KBM) dan pengembangan diri dalam penulisan karya ilmiah. Sementara, untuk unsur penunjang meliputi tugas tambahan yakni menjadi wali kelas, mengampu kegiatan ekstrakurikuler, menjadi pengurus prganisasi kemasyarakatan serta kenaikan ijazah yang kurang relevan.

Ia melanjutkan, dengan diberlakukan peraturan tersebut, maka mulai akan diadakan penilaian pada tenaga pendidik. Penilaian dibagi menjadi dua kelompok, yakni guru mata pelajaran dan guru bimbingan konseling (BK).

Ada empat kompetensi yang akan dinilai, yakni profesionalisme, pedagogik, sosial dan kepribadian. Kemudian, masing-masing nilai akan dijabarkan dalam aspek yang berbeda. Untuk guru mata pelajaran ada 14 aspek penilaian, dan guru BK dijabarkan menjadi 17 aspek penilaian.

Penilaian akan dilakukan oleh tiga unsur, yakni kepala sekolah, guru senior dan pengawas. Bagi guru yang mendapatkan kategori nilai amat baik bisa naik pangkat dalam durasi empat tahun masa kerja. Kemudian dengan kategori baik dalam kurun waktu enam tahun masa kerja. Akan tetapi, jika hasil penilaian cukup atau bahkan kurang, maka butuh waktu lebih lama lagi untuk naik pangkat.

Ia melanjutkan, untuk menaikkan golongan diatas IIIC maka guru harus menulis karya ilmiah. Sementara itu, untuk golongan dibawah IIIC berdasarkan keikutsertaan dalam workshop dan seminar yang berkaitan dengan pendidikan.

Kedepannya, masing-masing golongan juga akan diklasifikasikan menjadi empat. Guru Pertama (golongan IIIA-IIIB), guru muda (golongan IIIC-IIID), guru madya (golongan IVA-IVC), dan guru utama (golongan IVD-IVE).

( Hanung Soekendro / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 5691
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 6344
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 6134
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 7657
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 5907
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER