
Mamuju, CyberNews. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar Sabtu (21/5), di sela-sela kunjungannya di Mamuju, Sulawesi Barat untuk meresmikan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dan Kantor Imigrasi di sana, mengatakan, bahwa amat perlu kebersamaan kita sebagai bangsa Indonesia, untuk memerangi tiga musuh besar bangsa.
"Pertama adalah terorisme yang sedang melanda bangsa kita, terorisme itu merusak sendi-sendi moral bangsa, karena mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa di mana-mana," katanya di Mamuju, Sabtu (21/5).
Musuh kedua yang dihadapi bangsa ini adalah bahaya narkoba. Ia menyebutkan sekitar 50 persen dari 135.000 penghuni lembaga pemasyarakatan di Indonesia adalah pengguna narkoba.
Kemudian, koruptor adalah musuh terbesar ketiga kita. Karena penyalahgunaan keuangan negara melalui budaya korupsi telah memiskinkan negeri ini, tegasnya.
"Ketiga musuh utama bangsa ini harus diperangi agar hilang, dan cara untuk memeranginya hanya bisa dilakukan dengan membangun kebersamaan semua pihak," katanya.
Menurut dia, bangsa ini harus terinspirasi dengan hasil Piagam Madina, yakni piagam yang lahir di masa kehidupan Nabi Muhammad SAW di Madinah, dimana saat itu masyarakatnya hidup tenang karena adanya Piagam Madina.
Dalam piagam itu, ada empat dari lima poin yang dapat dijadikan acuan bagi Indonesia. Poin-poin itu adalah: membangun kebersamaan, membela kaum teraniaya, saling menasihati, serta menghargai kebebasan beragama.
( Ant / CN33 )