
Semarang, CyberNews. Selepas magrib, hampir dipastikan setiap hari kondisi kemacetan parah terjadi di sebagian ruas jalan Tembalang Raya.
Seperti yang terjadi Rabu petang (18/5) kendaraan baik roda empat atau roda dua tak bisa bergerak bebas terutama di pertigaan menuju jalan Tirto Agung atyau akses menuju ke perumahan Graha Estetika.
Kemacetan serupa sebenarnya sudah lama terjadi. Itu sebabnya pihak dishub kota Semarang mengantisipasinya dengan memberi batas beton sepanjang 50 meter, tapi ternyata belakangan hari pembatas beton itu tidak menolong sama sekali, karena banyak pengendara motor mencari celah kosong untuk mengambil jalan pintas atau memutar kendaraannya.
"Sepeda motor yang memutar inilah yang menyebabkan kemacetan itu terjadi," kata Yoyok, warga Tirto Agung.
Kawasan Tembalang kini menajdi kawasan tersirbuk di Semarang, terkait dengan kepindahan kampus Undip dari kampus lamanya di Imam Barjo.
( Bambang Isti / CN34 / JBSM )