panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Mei 2011 | 14:09 wib
Manipulasi Syarat PPDB, Urusan Dipendukcapil


Solo, CyberNews. Rencana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Surakarta untuk menerapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) luar kota berdasar sekolah asal, gagal. Meski sudah diwacanakan dan hampir disosialisasikan, ternyata langkah itu berbenturan dengan Perda Pendidikan Pasal 46 Ayat 5 Tahun 2010. Hal ini, menyisakan kekhawatiran adanya mansipulasi data pendaftar.

Alasannya, kuota pendaftar luar kota 20 persen, sementara kuota sisanya adalah milik siswa asli Solo. Saat ditanyakan bagaimana antisipasi adanya manipulasi data persyaratan oleh pendaftar, Kepala Dikpora, Rakhmat Sutomo, melemparkannya pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

"Itu tugas kependudukan," katanya saat ditemui di SMAN 4 Surakarta, Rabu (18/5).

Berdasarkan Perda tersebut, syarat PDB bagi siswa luar kota tahun ini sama seperti tahun lalu.

Dijelaskan ketentuan bagi siswa luar kota yang akan mendaftar di sekolah Solo, harus berdasarkan asalnya dan dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). Maka dimungkinkan pendaftar yang punya kerabat asli Solo akan mengupayakan namanya tertera dalam KK Solo.

Adanya perubahan syarat pendaftaran bagi siswa luar kota ini akan segera ditindak lanjuti dengan langkah sosialisasi. Rakhmat mengatakan, sosialisasi di tingkat eksekutif sudah dilaksanakan, dan akan diikuti di tingkat legislatif.

Untuk sosialisasi, lanjutnya, masih cukup waktu. Pasalnya pendaftaran baru akan dilakukan mulai tanggal 30 Juni sampai 2 Juli. Dilanjutkan pengumuman pada tanggal 4 Juli. Daftar ulang akan dilaksanakan pada 6-7 Juli dan siswa masuk pertama kali pada tanggal 11 Juli.

Siswa yang telah diterima di PPDB siswa miskin dan PPDB Rintisan Sekolah bertaraf Internasional (RSBI) serta Akselerasi tidak diperbolehkan mendaftar di PPDB reguler ini. Sebagai antisipasinya, sekolah penerima harus menyerahkan data siswa ke Dikpora yang kemudian dikirim ke Puskom untuk langkah pemblokiran nama.

Lolos tidaknya siswa dalam PPDB reguler ini berdasarkan nilai UN murni.

( Hanung Soekendro / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12695
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 13439
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 13216
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 15585
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12790
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER