panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Mei 2011 | 19:56 wib
Motor Diambil Leasing, Dipolisikan


Tegal, CyberNews.
Kasus pengambilan atau penarikan sepeda motor Honda Mega Pro hitam G-6563-AE milik Yuliana (36), oleh tiga orang dari PT WOM Finance Tegal, akhirnya dilaporkan ke Unit III Sat Reskrim Polres Tegal Kota.

Sepeda motor keluaran tahun 2004, yang sehari-hari dikendarai suami Yuliana, Suprapto Burhanudin (40), diduga diambil tiga orang dari perusahaan leasing itu, pada 21 September 2010.

Pemilik motor kreditan, yang juga nasabah perusahaan pembiayaan di Jalan Raya Karanganyar, Kabupaten Tegal, pun menjadi bingung. "Memang ada angsuran yang belum dilunasi alias menunggak. Tapi kalau tiba-tiba sepeda motor saya diambil seperti ini, kan nda beres," ucap Yuliana, Selasa (17/5).

Di tengah kebingunannya mencari keadilan, dia akhirnya mendapat saran agar berkonsultasi ke Lembaga Perlingdungan Konsumen Komisi Nasional Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha (LPK Komnas PKPU) yang berkantor di Jl Urip Sumoharjo No 60 B Kota Pekalongan. Yuliana mendatangi kantor lembaga lembaga tersebut pada 17 Maret 2011.

"Setelah kami mempelajari kasusnya, ini bukan kasus Fidusia. Tapi lembaga kami menilai ada unsur tindak pidananya. Ya paling tidak seperti tercantum dalam Pasal 368 KUHP. Kami kemudian mendampingi korban yang juga konsumen, melaporkan dugaan kasus ini ke Sat Reskrim Polres Tegal Kota," terang Ketua LPK Komnas PKPU Totok Suparto CH CHT.

Berkait atas pengaduan kliennya, tercatat di laporan ke polisi Nomor : BP/26/IV/2011/Reskrim tercatat tanggal 20 April tahun ini, dan telah ditangani Unit III Sat Reskrim Polres Tegal Kota. Totok yang mengecek perkembangan laporan itu dan bertemu langsung Kepala Unit III Sat Reskrim Polres Tegal Kota Aiptu Suwarjana.

"Hasil pengecekan kami, laporan dugaan pemerasan ini sedang diproses dan tengah dilakukan konsultasi BAP-nya dengan kejaksaan," terang Totok, sambil menunjukkan penyidik sudah menetapkan salah seorang tersangkanya. Terutama yang dulu mengaku petugas dari perusahaan pembiayaan itu dan mengambil sepeda motor milik Yuliana.

Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi Mukhtas SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH mengatakan, kesatuannya terus melakukan pengembangan penyidikan atas laporan pengaduan itu. Hingga kini BAP-nya masih bolak-balik dikonsultasikan dengan pihak Kejari Tegal.

( Riyono Toepra / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 35334
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 36560
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 36964
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 41081
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 36146
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER