
Jakarta, CyberNews. Titik terang dalam dunia kesehatan mulai nampak, saat penelitian yang dilakukan PT (Persero) Biofarma terhadap virus flu burung (H5N1) yang menjadi momok masyarakat selama ini, mulai menampakan hasil. Vaksin virus flu burung ditemukan.
Riset mendalam telah dilakukan oleh Biofarma sejak tahun 2006. Menurut Direktur Utama Biofarma, dalam rangka 121 Tahun PT Biofarma bertajuk "Wujudkan Kemandirian Industri Vaksin Nasional" di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (12/5) lalu, saat ini pihaknya telah siap untuk memproduksi vaksin yang sanggup menangkal radiasi H5N1 tersebut.
Hasil yang didapatkan tidak semata-mata atas usaha Biofarma semata, melainkan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Transfer teknologi dengan Jepang. WHO sendiri dikabarkan menghibahkan dana sekitar US$3,5 juta. Hibah akan diterima hingga tahun 2011 beserta tambahan dana sebesar US$400.000 untuk biaya pengadaan teknologi.
Vaksin ini nantinya akan ditargetkan bagi masyarakat Indonesia sendiri, khususnya jemaah haji. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan juga akan merambah pasar luar.
( NG / CN32 )