panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Mei 2011 | 22:46 wib
9,5 Kilogram Usus Busuk Disita

 

Solo, Cybernews. Belasan petugas gabungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jateng, Dinas Pertanian (Dispertan) Surakarta, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menyita 9,5 kilogram usus ayam tak layak konsumsi, saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) terkait pengawasan peredaran daging di Solo, Kamis (12/5).

Usus ayam tersebut disita dari seorang penjual daging di Pasar Legi, Kecamatan Banjarsari. Ditemui di sela sidak, Kepala Disnakkeswan, Whitono menerangkan, pihaknya terpaksa menyita usus tersebut karena mengeluarkan bau busuk yang cukup menyengat. "Kami akan tindaklanjuti temuan ini, dengan melakukan analisa laboratorium di Dispertan, apakah sekedar busuk atau juga mengandung bahan kimia berbahaya," terang dia.

Menurut pengakuan pedagang, imbuhnya, jeroan tersebut berasal dari daerah Salatiga dan Jawa Timur. "Tapi kemungkinan, usus tersebut masih dalam kondisi beku saat diambil dari sana. Hanya saja, penyimpanan yang dilakukan pedagang  memang kurang baik, sehingga kondisinya lebih cepat membusuk," katanya.

Dijelaskannya, pihak Disnakkeswan kemudian bakal menyerahkan pembinaan pedagang yang kedapatan menjual usus tak layak konsumsi tersebut kepada Dispertan. "Kewenangan pengawasan dan pembinaan pedagang kan berada di pihak dinas peternakan kabupaten/kota. Makanya, kami menyerahkan si penjual tersebut kepada mereka. Bagaimanapun juga, penjualan usus tersebut sangat merugikan konsumen karena akan membahayakan kesehatan, jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama," paparnya.

Dalam sidak yang berlangsung di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Legi, Nusukan, dan Kleco, tersebut petugas memang tidak menemukan daging sapi glonggongan atau daging yang telah busuk. Selain menyita 9,5 kilogram usus busuk tersebut, tim gabungan hanya berhasil menemukan satu plastik berisi bubuk putih di sebuah los pedagang ayam di Pasar Nusukan, karena dikhawatirkan berisi tawas yang akan digunakan sebagai pengawet  daging.

( Agustinus Ariawan / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 21:19 wib
Dibaca: 50
image
26 Mei 2012 | 20:56 wib
Dibaca: 119
26 Mei 2012 | 20:44 wib
Dibaca: 115
26 Mei 2012 | 20:32 wib
Dibaca: 214
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER