panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
07 Mei 2011 | 16:45 wib
Tanah Longsor Tewaskan Tiga Orang
image

LOKASI BENCANA : tanah longsor, di Dusun Peringan, Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Akses jalan menuju lokasi musibah sempit. (SM CyberNews/Tuhu Prihantoro)

Magelang, CyberNews. Tiga tewas dan satu luka berat, tertimbun tanah tebing  setinggi 22 meter longsor, di Dusun Peringan, Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Sabtu (7/5) pagi.

Korban tewas Muslim (45), Salamun (40), Ahmad Gufron (25), ketiganya warga Dusun Pakis tengah, Desa Pakis, Kecamatan Pakis. Sedangkan korban luka berat, Mudi (50), penduduk Desa Pakis.

Ihwalnya, saluran air bersih yang mengalir dari mata air ke pemukiman penduduk, macet, sejak beberapa hari lalu. Belasan warga Desa Pakis merunut saluran dan yang perlu diperbaiki di titik bencana.

Suyoso (55), penduduk setempat, mengemukakan, perbaikan saluran melibatkan belasan warga. Tiga puluh menit kemudian, terdengar suara gemuruh. Sejurus kemudian pohon-pohon di tebing roboh ke arah mereka.

Sebagian warga yang mengerjakan di luar titik bencana, sempat berteriak mengingatkan. Tetapi hanya Mudi yang bisa berhasil meloloskan diri. Walau tubuhnya sempat tertimbun tanah. Kejadiannya berlangsung cepat.

Muslim, Salamun dan Ahmad Gufron tertimbun tanah tebing yang memiliki kemiringan 80 derajat. Evakuasi korban dilakukan warga setempat dengan dibantu Tim SAR Kabupaten Magelang dan anggota TNI dan Polri.

Proses evakuasi agak terganggu, karena akses jalan menuju lokasi bencana relative sempit. Sementara titik korban tertimbun dianggap agak dalam. Sebagian pohon yang menimbun korban, dipotong.

Dengan menggunakan pompa air, korban Salamun kali pertama bisa ditemukan. Kemudian Achmad Gufron. “Kedua korban tertimbun sekitar dua meter,” ujar Heri Prasetyo, anggota Tim SAR Kabupaten Magelang.

Sampai tiga jam kemudian, korban lainnya tidak ditemukan. Apa lagi rumpun bambu juga roboh. Pencarian dilakukan dengan menyusuri saluran air di dekat longsoran.

Sekutar jam 12.00 Muslim bisa ditemukan, di bawah bongkahan akar rumpun bambu sedalam tiga meter. Saat ditemukan posisi korban telungkup dengan masih mengenakan sepatu boot dan pakaian lengkap.

Ketua Tim SAR Kabupaten Magelang, Heri Prawoto menjelaskan, korban ditemukan dengan luka patah tulang punggung dan tak bisa diselamatkan. Ketiga korban tewas dibawa ke rumah duka. Sednagkan Mudi dilarikan ke rumah sakit.

“Kami akan mengusuilman kepada pemeirnmtah agar keluarga korban bisa memperoleh bantuan,” kata Heri Prawoto yang juga Kepala Sub Bidang Penanggulangan Bencana, Badan kesbangpol dan PB Kabupaten Magelang.

Menurut dia, sebagian besar wilayah Kecamatan Pakis, rawan tanah longsor. Karena kontur tanah gembur dan berada di lereng Gunung Merbabu.

( Tuhu Prihantoro / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
26 Mei 2012 | 20:56 wib
Dibaca: 73
26 Mei 2012 | 20:44 wib
Dibaca: 64
26 Mei 2012 | 20:32 wib
Dibaca: 177
26 Mei 2012 | 20:21 wib
Dibaca: 175
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER